Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Fakta Rupiah Sempat Tembus Rp17.700, Diprediksi Baru Menguat di Juli 2026

Feby Novalius , Jurnalis-Sabtu, 23 Mei 2026 |07:05 WIB
6 Fakta Rupiah Sempat Tembus Rp17.700, Diprediksi Baru Menguat di Juli 2026
Pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menembus level Rp17.700 per dolar Amerika Serikat (AS) menjadi sorotan Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

JAKARTA — Pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menembus level Rp17.700 per dolar Amerika Serikat (AS) menjadi sorotan Presiden Prabowo Subianto. Bank Indonesia (BI) menegaskan kondisi ini bersifat sementara dan diperkirakan mulai stabil serta berbalik menguat pada Juli–Agustus 2026.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut tekanan rupiah dipicu kombinasi faktor eksternal dan musiman domestik, mulai dari ketegangan geopolitik Timur Tengah, kebijakan suku bunga tinggi The Fed, hingga lonjakan permintaan valas dalam negeri. Meski demikian, ia menilai rupiah saat ini berada di bawah nilai wajar (undervalue) dan memiliki potensi penguatan.

Di sisi lain, Presiden Prabowo dalam pidato kebijakan fiskal RAPBN 2027 telah menetapkan asumsi kurs rupiah pada kisaran Rp16.800–Rp17.500 per dolar AS sebagai acuan stabilitas makroekonomi nasional. Ia menekankan pentingnya sinergi kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa penguatan rupiah lebih banyak ditopang oleh fondasi ekonomi dan kebijakan bank sentral, bukan faktor politik. Adapun Perry sendiri optimistis rupiah akan kembali menguat pada paruh kedua 2026.

Berikut Okezone rangkum sejumlah fakta menarik terkait anjloknya Rupiah yang menjadi sorotan Prabowo, Sabtu (23/5/2026). 

1. Pemicu Rupiah Melemah

BI menjelaskan pelemahan rupiah dipicu oleh kombinasi sentimen global seperti konflik Timur Tengah, harga minyak tinggi, perlambatan ekonomi dunia, serta kebijakan suku bunga ketat The Fed yang menahan arus modal ke negara berkembang.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement