Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BTN Teken Pengalihan Kredit SMBCI Hampir Rp20 Triliun

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Senin, 25 Mei 2026 |18:37 WIB
BTN Teken Pengalihan Kredit SMBCI Hampir Rp20 Triliun
BTN Teken Pengalihan Kredit SMBCI Hampir Rp20 Triliun (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN menandatangani dua perjanjian pengalihan atas kredit pensiunan, kredit pra pensiunan, dan kredit karyawan aktif pegawai BUMN atau lembaga pemerintahan milik PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBCI). Pengalihan kredit ini hampir Rp20 triliun.

Penandatanganan dilakukan pada 22 Mei 2026 melalui skema Conditional Portfolio Transfer Agreement (CPTA) dan Conditional Loan Asset Transfer Agreement (CLATA) yang masing-masing disampaikan melalui keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Corporate Secretary BTN Ramon Armando mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik.

"Perseroan tidak hanya fokus pada pembiayaan perumahan, tetapi juga memperluas ekosistem layanan keuangan melalui penguatan segmen payroll loan, pensiunan, dan transactional banking,” ujar Ramon dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/5/2026).

Dalam transaksi CPTA, BTN akan mengakuisisi portofolio pinjaman pensiunan dan pra-pensiunan dengan manfaat pensiun yang dikelola Taspen dengan estimasi nilai sebesar Rp12,58 triliun. 

Sementara melalui transaksi CLATA, BTN akan mengakuisisi aset pinjaman terkait pensiunan Asabri, dana pensiun lainnya, serta pinjaman karyawan aktif baik BUMN maupun lembaga pemerintahan dengan estimasi nilai sebesar Rp7,34 triliun.

Menurut Ramon, segmen pensiunan dan payroll loan memiliki karakteristik pembayaran yang relatif stabil sehingga dapat menjadi sumber pertumbuhan berkelanjutan bagi perseroan. Selain memperkuat portofolio kredit, transaksi tersebut juga membuka peluang peningkatan dana murah, transaksi nasabah, serta optimalisasi ekosistem layanan BTN di berbagai wilayah Indonesia.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement