Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun, Bukti Nyata Dukung Fiskal Nasional

Anindita Trinoviana , Jurnalis-Selasa, 26 Mei 2026 |19:00 WIB
Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun, Bukti Nyata Dukung Fiskal Nasional
PT Pelindo Terminal Petikemas mencatat kontribusi kepada negara mencapai Rp1,73 triliun sepanjang 2025. (Foto: dok Pelindo)
A
A
A

Selain relokasi alat dari terminal yang tingkat utilisasinya lebih rendah, PT Pelindo Terminal Petikemas juga melakukan retrofitting atau pembaruan alat lama untuk memperpanjang usia operasional dan meningkatkan performa.

Penguatan kapasitas di terminal regional juga dinilai strategis. Di Terminal Kijing, misalnya, lonjakan aktivitas logistik sepanjang 2025 tercermin dari peningkatan kunjungan kapal hingga 15 persen atau mencapai 741 panggilan kapal.

“Terminal Kijing mengalami lonjakan kunjungan kapal dengan volume kargo nonpetikemas yang cukup besar, baik curah kering maupun curah cair dari industri hilirisasi kelapa sawit dan alumina,” ucapnya.

Ia menyebut, selama ini, operasional peti kemas di Kijing masih banyak bergantung pada Harbour Mobile Crane (HMC) dan Reach Stacker sehingga tambahan alat dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas layanan.

Sementara itu, TPK Banjarmasin disebut menjadi salah satu urat nadi logistik utama di Kalimantan dengan arus barang domestik yang terus menunjukkan pertumbuhan. “Arus barang domestik di koridor ini menunjukkan resiliensi yang kuat, terutama dipicu konsumsi domestik dan kebutuhan industri hinterland pendukung pertambangan,” katanya.

Dampaknya, frekuensi kunjungan kapal peti kemas domestik terus meningkat dan mulai memberi tekanan terhadap kapasitas lapangan penumpukan.

Adapun di Kendari, kebutuhan penguatan kapasitas terminal meningkat sejak operasional dipindahkan ke Bungkutoko atau Kendari New Port. Sejak operasional dipindahkan ke Bungkutoko, kapasitas terminal melonjak signifikan hingga menyentuh kisaran 116.000 TEUs.

Sementara, pengamat transportasi sekaligus anggota Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Tory Damantoro menilai kontribusi PT Pelindo Terminal Petikemas terhadap negara membuktikan bahwa perusahaan memiliki posisi strategis sebagai “jangkar fiskal” yang mendukung pembangunan nasional. 

“Sebagai operator pelabuhan komersial nasional, Pelindo punya peran sejati sebagai enabler ekonomi makro agar target penurunan biaya logistik menjadi 8 persen terhadap PDB dapat tercapai,” katanya ketika dihubungi Selasa (26/5/2026).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement