"Menghadapi potensi lonjakan volume kendaraan yang tersebar di jalur-jalur tersebut, Jasa Marga mengedepankan pemanfaatan teknologi operasional yang terintegrasi untuk mendeteksi dini sekaligus mengurai titik-titik kepadatan secara cepat," lanjutnya.
Selain itu, Jasa Marga siap mendukung penuh penerapan rekayasa lalu lintas seperti contraflow atas diskresi kepolisian, dengan menyiagakan petugas operasional dan kelengkapan rambu pendukung di lapangan.
"Kami juga memastikan kegiatan preservasi jalan tol tetap berjalan optimal agar kualitas jalur tetap terjaga. Antisipasi terhadap potensi gangguan akibat cuaca, termasuk curah hujan tinggi, turut menjadi perhatian agar penanganan di lapangan dapat dilakukan secara cepat dan tepat," tambah Rivan.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.