"Benar bahwa Pertamax bukan BBM subsidi dan bukan bahan bakar utama angkutan umum. Karena itu, dampak langsung terhadap inflasi kemungkinan relatif terbatas. Namun, pemerintah tidak boleh berhenti melihat dampak langsungnya saja. Harga energi memiliki efek ekspektasi. Ketika masyarakat melihat harga BBM naik tajam, persepsi bahwa biaya hidup akan semakin mahal juga dapat terbentuk," kata Adrian.
Menurut Adrian, terdapat tiga risiko utama yang perlu segera diantisipasi. Pertama, risiko tekanan terhadap daya beli kelompok menengah dan menengah rentan yang menggunakan kendaraan pribadi dan tidak seluruhnya berasal dari kelompok berpenghasilan tinggi. Kedua, risiko kenaikan biaya operasional pada usaha kecil, logistik informal, ojek daring, dan aktivitas ekonomi harian yang sensitif terhadap biaya transportasi. Ketiga, risiko migrasi konsumsi dari Pertamax ke Pertalite akibat selisih harga yang semakin lebar.
"Risiko terbesar justru ada pada migrasi ke Pertalite. Jika pengguna Pertamax dalam jumlah besar berpindah ke Pertalite, potensi penghematan fiskal dari kenaikan harga Pertamax justru bisa berkurang. Bahkan, sebagian tekanan dapat berpindah ke kuota dan beban subsidi Pertalite. Ini yang harus dijaga," jelas Adrian.
Menurut dia, risiko tersebut juga menunjukkan bahwa pengendalian konsumsi Pertalite perlu berjalan beriringan dengan perluasan opsi transportasi bagi masyarakat. Selama kelompok menengah perkotaan masih sangat bergantung pada kendaraan pribadi, setiap kenaikan harga energi akan langsung terasa sebagai kenaikan biaya hidup. Karena itu, transportasi umum menjadi bantalan struktural yang penting.
Kenaikan harga BBM nonsubsidi akan lebih mudah dikelola apabila masyarakat, terutama kelompok menengah perkotaan, memiliki pilihan transportasi yang layak, terjangkau, aman, dan terintegrasi. Tanpa alternatif tersebut, rumah tangga akan tetap bergantung pada kendaraan pribadi sehingga setiap kenaikan harga energi akan langsung terasa sebagai kenaikan biaya hidup.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.