Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Danantara Terbitkan Obligasi Internasional Perdana USD1,5 Miliar, Permintaan Tiga Kali Lipat

Rohman Wibowo , Jurnalis-Jum'at, 12 Juni 2026 |22:05 WIB
Danantara Terbitkan Obligasi Internasional Perdana USD1,5 Miliar, Permintaan Tiga Kali Lipat
Danantara Investment Management (DIM) menerbitkan obligasi internasional perdana senilai USD 1,5 miliar. (Foto ; Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Danantara Investment Management (DIM) menerbitkan obligasi internasional perdana senilai USD 1,5 miliar. Penerbitan obligasi ini digadang-gadang menjadi bentuk kuatnya daya tarik institusi investasi baru Indonesia di mata pemodal mancanegara.

Tingginya minat investor institusi berkualitas dari Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia menunjukkan bahwa fundamental ekonomi nasional tetap mendapatkan pengakuan luas di kancah global.

"Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Danantara Indonesia dipandang memiliki fundamental, tata kelola, dan prospek jangka panjang yang kuat, sehingga tetap menjadi tujuan investasi bagi investor global bereputasi tinggi," tulis manajemen Danantara dalam laman resmi, Jumat (12/6/2026).

Antusiasme pasar terlihat sangat kontras dengan kondisi makroekonomi yang sedang penuh tekanan. Nilai pesanan yang masuk (peak order book) tercatat menembus USD 4,6 miliar, angka yang mencerminkan permintaan sekitar tiga kali lipat lebih besar dari total nilai yang diterbitkan.

Hal ini menjadi sinyal positif bahwa arah kebijakan dan manajemen investasi yang diusung Danantara berada pada jalur yang tepat. Tingginya kepercayaan pasar internasional ini diharapkan dapat menjadi pemantik keyakinan serupa bagi investor domestik terhadap ketangguhan struktur institusional lembaga tersebut.

"Kepercayaan yang diberikan pasar internasional ini juga diharapkan dapat memperkuat keyakinan investor domestik dan masyarakat luas terhadap kekuatan kerangka institusional Danantara Indonesia," tulis manajemen.

Secara teknis, obligasi perdana DIM ini terbagi ke dalam dua seri utama. Seri pertama dengan tenor lima tahun senilai USD 750 juta ditetapkan pada tingkat imbal hasil 5,35 persen. Sementara itu, seri kedua dengan tenor 10 tahun yang juga bernilai USD 750 juta ditetapkan pada tingkat imbal hasil 5,95 persen.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement