Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Grab For Business Permudah Operasional Perusahaan di Era Bisnis yang Makin Kompleks

Agustina Wulandari , Jurnalis-Jum'at, 19 Juni 2026 |18:38 WIB
Grab For Business Permudah Operasional Perusahaan di Era Bisnis yang Makin Kompleks
Grab for Business. (Foto: dok Grab)
A
A
A

Isu mengenai pertumbuhan yang lebih cerdas, kecepatan eksekusi, produktivitas, dan kesiapan teknologi tersebut juga menjadi pembahasan utama dalam Grab Business Forum 2026. Pada tahun ketujuh penyelenggaraannya, forum ini menghadirkan M. Chatib Basri, ekonom senior Indonesia sekaligus Menteri Keuangan Republik Indonesia periode 2013-2014, serta Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Mereka memberikan perspektif mengenai dinamika ekonomi, teknologi, dan kebutuhan dunia usaha untuk menangkap peluang pertumbuhan secara lebih terarah di tengah tantangan global.

Dalam sesi keynote, Chatib Basri membahas dinamika ekonomi global serta implikasinya terhadap strategi pertumbuhan korporasi. Menurutnya, di tengah kondisi global yang dinamis, perusahaan tidak lagi dapat hanya mengandalkan faktor-faktor pertumbuhan tradisional seperti biaya modal yang rendah atau ketersediaan tenaga kerja murah.

“Pertumbuhan ke depan akan semakin ditentukan oleh kemampuan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas, mengalokasikan sumber daya secara lebih presisi, serta membangun ketahanan yang memungkinkan bisnis tetap adaptif terhadap perubahan tanpa kehilangan momentum pertumbuhan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Stella Christie menekankan bahwa keberhasilan adopsi AI tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kesiapan manusia yang mengimplementasikannya.

“Perusahaan perlu memilah dengan jelas tantangan apa yang perlu diselesaikan dengan AI dan mana yang tidak, menentukan waktu adopsi yang tepat, serta menyiapkan talenta yang mampu menggunakan AI secara kritis dan bertanggung jawab,” tutur Stella.

Yang tak kalah penting, lanjutnya, setiap adopsi AI perlu tetap menjaga humans in the loop dalam prosesnya, agar teknologi dapat mendukung pengambilan keputusan tanpa menghilangkan peran manusia dalam memahami konteks, menilai hasil, dan memastikan dampaknya tetap relevan bagi kebutuhan bisnis.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement