Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Fakta di Balik Pemadaman Bergilir dari Gangguan Pembangkit hingga Krisis Batu Bara

Feby Novalius , Jurnalis-Senin, 22 Juni 2026 |05:05 WIB
6 Fakta di Balik Pemadaman Bergilir dari Gangguan Pembangkit hingga Krisis Batu Bara
PT PLN (Persero) mengungkap dua faktor utama yang memicu pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Pulau Jawa pada 19 Juni 2026. (Foto: okezone.com/PLN)
A
A
A

JAKARTA – PT PLN (Persero) mengungkap dua faktor utama yang memicu pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Pulau Jawa pada 19 Juni 2026. Penyebabnya adalah gangguan teknis pada dua pembangkit listrik berkapasitas besar serta terbatasnya pasokan batu bara kalori menengah (medium rank coal/MRC) yang dibutuhkan sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Kondisi tersebut sempat menekan cadangan daya sistem kelistrikan Jawa sehingga PLN menerapkan manajemen beban secara terbatas. Di saat bersamaan, perseroan mempercepat pemulihan pembangkit dan penguatan pasokan energi primer guna memulihkan keandalan sistem kelistrikan.

Berikut fakta-fakta di balik pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa yang dirangkum Okezone, Senin (22/6/2026):

1. Dua Pembangkit Besar Alami Gangguan

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan sistem kelistrikan Jawa kehilangan pasokan daya setelah dua pembangkit besar milik produsen listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP) mengalami gangguan teknis dan terpaksa keluar dari sistem.

Kondisi tersebut membuat margin cadangan daya menyusut dan memaksa PLN melakukan manajemen beban di sejumlah wilayah guna menjaga stabilitas sistem kelistrikan.

PLN bersama mitra IPP kini mempercepat proses perbaikan agar kedua pembangkit tersebut segera kembali beroperasi dan memperkuat pasokan listrik di Pulau Jawa.

2. Pasokan Batu Bara Terganggu

Selain gangguan pembangkit, PLN juga menghadapi kendala pasokan batu bara kalori menengah atau medium rank coal (MRC) yang menjadi bahan bakar utama sejumlah PLTU strategis di Jawa.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengakui terdapat kendala pada ketersediaan batu bara dengan spesifikasi sekitar 5.200 kcal/kg GAR.

Menurut Bahlil, kualitas kalori batu bara domestik cenderung menurun sehingga pasokan batu bara kalori menengah menjadi tantangan tersendiri bagi sektor ketenagalistrikan.

"Memang ada kendala sedikit terhadap batu bara medium kalori yang 5.200. Sekarang kalori batu bara kita semakin hari semakin rendah dan ini yang sedang kami cari solusinya," ujar Bahlil.

3. Belasan PLTU di Jawa Terdampak

Darmawan mengungkapkan sejumlah PLTU yang sempat mengalami kendala pasokan batu bara tersebar dari Jawa Barat hingga Jawa Timur.

Di antaranya PLTU Pelabuhan Ratu, Lontar, Labuan, Suralaya 1-8, Jawa 7, Jawa 9 dan 10, serta Indramayu.

Sementara di Jawa Timur, pasokan juga disalurkan ke PLTU Paiton 1 dan 2, Paiton 9, Rembang, Pacitan, dan Tanjung Awar-awar.

Meski demikian, PLN memastikan pasokan batu bara kini mulai mengalir kembali ke pembangkit-pembangkit tersebut.

4. Pemerintah Turun Tangan Amankan Pasokan Batu Bara

Untuk mengatasi persoalan pasokan energi primer, Kementerian ESDM menugaskan sejumlah pemasok batu bara guna memenuhi kebutuhan pembangkit listrik.

PLN juga mempercepat proses kontrak dan pengaturan logistik dengan perusahaan-perusahaan yang memperoleh penugasan pemerintah agar batu bara dapat segera masuk ke rantai pasok pembangkit.

Menurut Darmawan, dukungan Kementerian ESDM, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, dan Direktorat Jenderal Minerba membantu mempercepat koordinasi antara PLN, pemasok batu bara, dan pelaku usaha ketenagalistrikan.

5. PLN Kebut Pemulihan Sistem Kelistrikan Jawa

PLN menyatakan seluruh sumber daya perusahaan telah dikerahkan untuk mempercepat pemulihan pembangkit dan menjaga keandalan sistem kelistrikan Jawa.

Selain mempercepat perbaikan unit pembangkit yang mengalami gangguan, PLN juga mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain serta memperkuat cadangan energi primer.

Perusahaan menegaskan manajemen beban yang dilakukan bersifat sementara dan akan dihentikan secara bertahap seiring membaiknya kondisi pasokan listrik.

6. PLN Minta Maaf kepada Pelanggan

PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemadaman bergilir.

"Kami memahami kesulitan yang dihadapi masyarakat. PLN bersama seluruh mitra terus bekerja maksimal untuk mempercepat pemulihan dan memastikan keandalan pasokan listrik dapat segera kembali optimal," kata Darmawan.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement