“Presiden Prabowo tahun lalu telah merevitalisasi dengan anggaran sekitar Rp12 triliun, tahun 2025 Rp14 triliun, dan akan diteruskan sampai dengan 2029. Diharapkan pada akhir 2029, semua irigasi yang memang perlu diperbaiki dapat dituntaskan,” jelasnya.
Menurut Wamentan, perbaikan irigasi akan meningkatkan indeks pertanaman sehingga petani dapat menanam lebih dari satu kali dalam setahun dan pada akhirnya mendorong peningkatan kesejahteraan petani.
“Kita harapkan dengan adanya irigasi orang bisa menanam, di musim kemarau bisa menanam. Yang tadinya menanam sekali bisa dua kali, yang dua kali jadi tiga kali. Dan itu selain negara kita mendapat produktivitas pertanian, tetapi petaninya juga semakin sejahtera karena yang tadinya panen sekali bisa panen lebih dari sekali,” pungkasnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.