JAKARTA – PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) memperoleh dukungan sejumlah investor dalam aksi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Langkah ini menjadi sinyal positif bagi prospek pertumbuhan perseroan, khususnya di bisnis sertifikasi, keberlanjutan, dan ekonomi hijau.
Partisipasi investasi Sandiaga Uno dilakukan melalui PT Samala Serasi Utama (SSU) dan PT Bumi Hijau Sedaya. PT Samala Serasi Utama merupakan perusahaan investasi yang terafiliasi dengan Sandiaga bersama mitra bisnisnya, Tsamanov.
Selain Sandiaga, aksi korporasi MUTU juga mendapat dukungan dari investor strategis lainnya, yakni Ridzki D. Kramadibrata, yang pernah menjabat sebagai Chief Executive Officer Grab Indonesia dan Chief Operating Officer AirAsia Indonesia.
Masuknya para investor tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap prospek PT Mutuagung Lestari Tbk sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Testing, Inspection, Certification, Verification, and Assurance (TICVA).
Sandiaga menilai kebutuhan terhadap layanan sertifikasi, verifikasi, dan assurance akan terus meningkat seiring transformasi industri global yang semakin menitikberatkan aspek keberlanjutan, transparansi, dan tata kelola perusahaan.
"Kami melihat MUTU sebagai institusi yang memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem ekonomi berkelanjutan di Indonesia," ujar Sandiaga, Jumat (26/6/2026).
Perseroan menilai meningkatnya tuntutan terhadap penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) membuka peluang pertumbuhan baru. Selain memperkuat bisnis inti di sektor sertifikasi dan assurance, MUTU juga membidik ekspansi pada sektor sertifikasi halal serta industri makanan dan minuman (food and beverage/F&B).
Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki permintaan yang terus meningkat terhadap layanan sertifikasi halal yang kredibel dan diakui secara internasional. Di sisi lain, pertumbuhan industri F&B nasional juga mendorong kebutuhan terhadap layanan sertifikasi, inspeksi, dan assurance guna meningkatkan daya saing produk di pasar domestik maupun global.
MUTU juga terus memperkuat posisinya dalam ekosistem karbon nasional. Perseroan merupakan Lembaga Validasi dan Verifikasi (LVV) pertama di Indonesia yang terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan nomor akreditasi LVV-001-IDN, sekaligus menjadi salah satu dari sedikit LVV yang aktif beroperasi pada ruang lingkup Nilai Ekonomi Karbon (NEK).
Melalui kapabilitas validasi dan verifikasi (validation and verification/V&V) berstandar internasional dalam kerangka Measurement, Reporting and Verification (MRV), MUTU menargetkan menjadi mitra strategis bagi industri dan pemerintah dalam mendukung percepatan agenda dekarbonisasi nasional.
Masuknya investor-investor strategis tersebut juga dinilai menjadi sinyal positif bagi emiten yang memiliki eksposur terhadap sektor keberlanjutan, ekonomi hijau, sertifikasi, pasar karbon, dan ESG.
Dengan fondasi bisnis yang kuat, posisi strategis di ekosistem keberlanjutan, serta peluang pasar yang terus berkembang, MUTU optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam mendukung daya saing industri Indonesia menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.