Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Menengah Atas

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Sabtu, 04 Juli 2026 |15:37 WIB
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Menengah Atas
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Menengah Atas (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Bank Dunia menaikkan status Vietnam dan Filipina ke kelompok negara berpendapatan menengah atas (upper-middle income) dalam pembaruan klasifikasi pendapatan negara yang berlaku mulai Juli 2026. 

Pencapaian tersebut menegaskan penguatan fundamental ekonomi kedua negara setelah mencatat peningkatan pendapatan per kapita dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan perubahan tersebut, kini terdapat lima negara di kawasan ASEAN yang masuk kategori berpendapatan menengah atas atau lebih tinggi, yakni Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam dan Filipina.

Mengutip The Straits Times, Sabtu (4/7/2026), Bank Dunia menyebut Vietnam membukukan pertumbuhan yang ditopang sektor ekspor dan manufaktur, sementara ekonomi Filipina berkembang lebih merata di berbagai sektor. Kinerja tersebut mendorong kenaikan pendapatan nasional bruto (Gross National Income/GNI) per kapita keduanya hingga melampaui ambang batas negara berpendapatan menengah atas.

Pada 2025, GNI per kapita Vietnam tercatat sebesar USD4.970, sedangkan Filipina mencapai USD4.850. Angka tersebut berada di atas batas minimum USD4.636 yang ditetapkan Bank Dunia untuk kategori negara berpendapatan menengah atas.

Kenaikan status ini diperkirakan menjadi sentimen positif bagi iklim investasi di kedua negara. Status tersebut dinilai mencerminkan meningkatnya daya saing ekonomi, kualitas pertumbuhan, serta kemampuan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi makro.

Vietnam menjadi salah satu negara dengan prospek pertumbuhan paling kuat di Asia. Pemerintahnya menargetkan pertumbuhan ekonomi dua digit pada 2026 melalui percepatan pembangunan infrastruktur, reformasi regulasi, dan peningkatan investasi, terutama di sektor industri dan manufaktur.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement