Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bank Dunia Ungkap Hal Ini Jadi Ancaman Ekonomi Asia Timur-Pasifik

Anggie Ariesta , Jurnalis-Kamis, 09 April 2026 |10:06 WIB
Bank Dunia Ungkap Hal Ini Jadi Ancaman Ekonomi Asia Timur-Pasifik
Bank Dunia Ungkap Hal Ini Jadi Ancaman Ekonomi Asia Timur-Pasifik (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Bank Dunia menyoroti faktor risiko utama bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Timur dan Pasifik saat ini bukanlah besaran tarif perdagangan, melainkan tingginya tingkat ketidakpastian global. Kondisi ini dipicu oleh arah kebijakan Amerika Serikat (AS) yang kerap berubah drastis serta konflik geopolitik di Timur Tengah yang belum menunjukkan tanda-tanda stabilitas.

Kepala Ekonom Kawasan Asia Timur dan Pasifik Bank Dunia Aaditya Mattoo menjelaskan bahwa fluktuasi kebijakan menciptakan keraguan bagi pelaku pasar untuk melakukan investasi jangka panjang.

"Di luar itu ketidakpastian terkait dengan kebijakan tarif, melainkan ketidakpastian di masa depan itu juga sangat mempengaruhi," ujar Aaditya Mattoo dalam pemaparan laporan secara daring, Rabu (8/4/2026).

Mattoo menilai dunia usaha jauh lebih mengkhawatirkan ketidakjelasan arah kebijakan daripada angka tarif itu sendiri. Perubahan regulasi yang sangat cepat—mulai dari pemberlakuan tarif, pembatalan oleh otoritas hukum, hingga penerapan tarif sementara—membuat pelaku usaha cenderung menahan ekspansi bisnis mereka.

Selain itu, ketegangan di Timur Tengah yang hanya diredam oleh gencatan senjata jangka pendek menambah kerumitan dalam menyusun proyeksi ekonomi global.

"Sekarang Mahkamah Agung sudah menghapus tarifnya, kemudian ada tarif baru sampai 6 bulan ke depan, kita tidak tahu nanti akan seperti apa. Ada gencatan senjata 2 minggu, kita tidak tahu apakah itu akan bertahan, apa yang akan terjadi," jelas Mattoo.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement