Support and Development Manager PT Global Terminal Marunda (GTM), Yan Rizal Supardi mengatakan kepadatan pelayanan yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi pembelajaran bahwa sistem logistik tidak dapat hanya bertumpu pada satu simpul pelayanan.
Sebelum memanfaatkan area operasional PT KCN, GTM juga telah bekerja sama dengan sejumlah depo di sekitar kawasan untuk mengurangi beban pelayanan.
Namun, kapasitas yang tersedia saat itu belum mampu mengakomodasi lonjakan kendaraan sehingga diperlukan dukungan kapasitas dari kawasan sekitar.
"Kondisi ini menunjukkan bahwa kelancaran sistem logistik tidak dapat hanya bertumpu pada satu simpul pelayanan. Ketika volume pelayanan meningkat, diperlukan kolaborasi antarpelaku logistik agar kapasitas yang tersedia dapat saling melengkapi. Dukungan area operasional PT KCN menjadi salah satu solusi yang membantu mempercepat pelayanan sehingga antrean kendaraan dapat segera terurai," ucap Yan.
Dia menambahkan, keberadaan kawasan penyangga (supporting port) di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas layanan logistik. Dengan sinergi antarpelaku logistik, distribusi barang dapat tetap berjalan lancar meskipun terjadi peningkatan volume pelayanan.