Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diskon Tarif Listrik 50 Persen Diusulkan Berlaku Lagi, Setuju?

Tangguh Yudha , Jurnalis-Kamis, 16 Juli 2026 |11:54 WIB
Diskon Tarif Listrik 50 Persen Diusulkan Berlaku Lagi, Setuju?
Diskon Tarif Listrik 50 Persen Diusulkan Berlaku Lagi, Setuju? (Foto: PLN)
A
A
A

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai pemerintah perlu menyiapkan stimulus tambahan untuk menjaga daya beli masyarakat pada paruh kedua 2026. 

Adapun langkah yang diusulkan adalah memperbesar penyaluran bantuan sosial (bansos) serta kembali memberikan diskon tarif listrik. Kebijakan diskon tarif listrik 50 persen pernah diberikan pemerintah pada Januari-Februari 2025.

Direktur Insights Kadin Indonesia Institute Fakhrul Fulvian mengatakan, peningkatan belanja masyarakat perlu didorong, terutama di tengah konsolidasi fiskal yang sedang dilakukan pemerintah.

"Saya memberi saran di kuartal kuartal tiga dan kuartal empat ini sebaiknya berilah bansos dalam jumlah yang besar," kata Fakhrul dijumpai di Menara Kadin, Jakarta Selatan pada Rabu (15/7/2026).

Selain bansos, Fakhrul menilai pemerintah juga dapat mempertimbangkan kebijakan yang manfaatnya dirasakan secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelas menengah.

 

Menurutnya, diskon tarif listrik merupakan bentuk stimulus yang dapat dirasakan langsung oleh berbagai kelompok masyarakat sehingga berpotensi membantu meningkatkan daya beli.

"Mungkin kebijakan yang perlu dipertimbangkan dan langsung kena kepada seluruh lapisan masyarakat, mungkin lebih baik diberikan lagi diskon tarif listrik. Semuanya dapat berbagai kalangan dan itu akan sangat membantu daya beli, kira-kira seperti itu," tutur Fakhrul.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement