Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BTN Cetak Laba Rp2,4 Triliun di Semester I-2026, Kredit Tumbuh Dua Digit

Anggie Ariesta , Jurnalis-Jum'at, 17 Juli 2026 |14:08 WIB
BTN Cetak Laba Rp2,4 Triliun di Semester I-2026, Kredit Tumbuh Dua Digit
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mencatat laba bersih konsolidasi sebesar Rp2,40 triliun pada semester I-2026. (Foto: Okezone.com/IMG)
A
A
A

Untuk peningkatan kredit nonperumahan, lanjut Nixon, mayoritas didukung oleh perluasan penetrasi pada berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, pemerintahan, lembaga keuangan, hingga ritel.

Perseroan juga menggandeng perusahaan multifinance untuk memperluas pembiayaan kendaraan bermotor sebagai bagian dari strategi diversifikasi bisnis beyond mortgage, sekaligus meningkatkan cross-selling kepada nasabah eksisting.

Sejalan dengan ekspansi pembiayaan, total aset konsolidasi BTN meningkat dari Rp484,96 triliun menjadi Rp545,16 triliun pada semester I-2026 atau tumbuh 12,4% yoy.

Pertumbuhan tersebut mencerminkan semakin kuatnya kapasitas perseroan dalam mendukung pembiayaan sektor perumahan nasional sekaligus memperluas bisnis pada ekosistem terkait.

Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun BTN mencapai Rp433,00 triliun pada semester I-2026 atau tumbuh 6,6% yoy dari Rp406,38 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Nixon menjelaskan BTN juga terus memperkuat struktur dana murah sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang. Perseroan telah menggelar berbagai inisiatif, seperti akuisisi dana ritel, peningkatan transaksi digital, penguatan layanan payroll, hingga perluasan kerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai institusi.

Berbagai inisiatif tersebut berhasil menjaga cost of fund berada di level 3,01% sepanjang semester I-2026.

Menurut Nixon, penguatan struktur pendanaan tersebut menjadi salah satu prioritas utama perseroan pada tahun ini.

"Kami tidak hanya mengejar pertumbuhan kredit, tetapi juga memastikan pertumbuhan tersebut didukung struktur pendanaan yang semakin kuat sehingga mampu menjaga profitabilitas dan keberlanjutan bisnis perseroan dalam jangka panjang," ujarnya.

Sejalan dengan penguatan struktur pendanaan, hingga semester I-2026, superapps Bale by BTN telah digunakan lebih dari 4,3 juta pengguna.

Peningkatan jumlah pengguna tersebut didukung lebih dari 344 ribu merchant, lebih dari 14 ribu developer, serta kerja sama dengan 59 pemerintah daerah.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement