Selain menjadi produsen terkemuka, Tiongkok juga merupakan salah satu konsumen emas terbesar di dunia, didorong oleh permintaan yang kuat dari investor, industri perhiasan, dan bank sentral.
Selain Tiongkok, Rusia menempati peringkat kedua dengan produksi emas tahunan sekitar 340 ton. Negara ini diuntungkan oleh cadangan emas yang signifikan, terutama di wilayah seperti Siberia dan Timur Jauh Rusia. Selain itu, Rusia masih memiliki cadangan emas dalam jumlah besar yang belum dieksploitasi.
Di Rusia, sektor ini didominasi oleh perusahaan besar seperti Polyus, Nordgold, dan JSC Pavlik. Meskipun menghadapi pembatasan dari Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris, dan negara-negara Barat lainnya sejak 2022, Rusia tetap mencatatkan produksi emas lebih dari 300 ton per tahun.
Sebagian emas Rusia diserap oleh pasar domestik dan cadangan nasional, sementara sebagian lainnya tetap masuk ke pasar internasional melalui negara-negara yang tidak menerapkan sanksi terhadap emas Rusia, seperti negara-negara di Asia dan Timur Tengah.
Lantas, apakah Indonesia masuk dalam daftar 5 negara penghasil emas terbesar di dunia?