Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penurunan Harga Minyak Dinilai Bukan Faktor Tunggal Penguatan Rupiah

Rohman Wibowo , Jurnalis-Jum'at, 17 Juli 2026 |15:21 WIB
Penurunan Harga Minyak Dinilai Bukan Faktor Tunggal Penguatan Rupiah
Rupiah Menguat (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mulai menunjukkan pergerakan positif dalam beberapa waktu terakhir. Fluktuasi harga minyak mentah dunia yang juga mulai menurun digadang-gadang Pemerintah dapat berefek langsung pada penguatan nilai mata uang Garuda. 

Seperti yang diutarakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini. Penekanan bendahara negara menyoal turunnya harga minyak mentah dunia dapat menjadi katalis dalam memperbaikinya makro ekonomi domestik dan global, terlebih sentimen positif datang dari hasil penilaian lembaga pemeringkat S&P Global yang mengatakan Mata Uang Garuda rata-rata mencapai Rp17.700 per dolar AS pada 2026.

Dari sana, Purbaya mengharapkan adanya peningkatan dalam neraca dagang dan sebaliknya impor energi bisa dikurangi sehingga meminimalkan penggunaan cadangan devisa. 

Namun, faktor penurunan harga minyak bukan satu-satunya katalis penguatan rupiah, dan justru temporer. Sebab ranah fundamental domestik memegang peran yang tak kalah krusial.

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menekankan soal penurunan harga minyak mentah memang memberikan angin segar bagi posisi fiskal negara. Namun, ia mengingatkan agar pasar tidak terjebak dalam narasi bahwa faktor eksternal menjadi satu-satunya pendongkrak kurs mata uang garuda.

"Faktor global merupakan salah satu faktor yang menyebabkan rupiah bergerak menguat atau melemah. Faktor global yang menurun tensi perang di timur tengah, bisa menurunkan harga minyak global. Beban APBN bisa menurun, yang pada akhirnyanmenguatkan rupiah karena ada aliran masuk dari investor luar," ujar Nailul Huda kepada iNews Media Group, Jumat (17/7/2026).

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement