Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemulihan Distribusi BBM di Sumatera, Armada dan Personel Ditambah

Taufik Fajar , Jurnalis-Senin, 20 Juli 2026 |15:13 WIB
Pemulihan Distribusi BBM di Sumatera, Armada dan Personel Ditambah
Pemulihan Distribusi BBM di Sumatera (Foto: Okezone)
A
A
A

· mobil tangki yang diproyeksikan tiba di SPBU dalam waktu kurang dari satu jam;

· mobil tangki yang telah melampaui standar RTH (over RTH); dan

· mobil tangki dari SPBU yang diproyeksikan kembali ke depot dalam waktu kurang dari satu jam.

Untuk menjaga kesiapan dan keandalan armada, Elnusa Petrofin menambah mekanik dari Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) serta penguatan stok suku cadang. Rangkaian dukungan teknis tersebut dilakukan untuk memangkas waktu perbaikan dan menjaga armada dalam kondisi prima untuk mendukung kegiatan operasi.

Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, menyampaikan bahwa seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung PT Pertamina Patra Niaga dalam memulihkan kelancaran distribusi BBM di Medan.

“Kami terus melakukan penguatan dari hulu proses distribusi hingga pemantauan armada di lapangan. Penambahan mobil tangki dan personel, pengendalian RTH secara intensif, serta percepatan perbaikan armada kami jalankan agar setiap mobil tangki dapat berputar lebih cepat dan pasokan ke SPBU semakin optimal. Kami berkomitmen untuk terus mendukung Pertamina Patra Niaga dalam mempercepat normalisasi distribusi BBM bagi masyarakat Medan,” ujar Doni.

Kesehatan dan Keselamatan Personel Menjadi Prioritas

Di tengah percepatan normalisasi distribusi BBM di wilayah Sumatra Utara, khususnya Medan, Elnusa Petrofin tetap menempatkan kesehatan dan keselamatan seluruh personel yang bertugas sebagai prioritas. Berbagai upaya dilakukan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran pekerja tetap prima, terutama AMT yang menjalankan aktivitas penghantaran BBM dengan tingkat mobilitas tinggi.

Pemantauan kondisi kesehatan pekerja dilakukan secara berkelanjutan dan dilengkapi dengan penerapan Fatigue Management System sebagai langkah pencegahan kelelahan dalam kegiatan distribusi BBM. Melalui sistem tersebut, jam kerja dan jam istirahat AMT dipantau secara ketat agar setiap personel memiliki waktu pemulihan yang memadai sebelum kembali bertugas. Pengendalian kelelahan ini menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan perjalanan, kesiapan pengemudi, dan konsistensi layanan distribusi.

Upaya menjaga kebugaran personel juga diperkuat melalui pemberian makanan, suplemen dan vitamin tambahan. Elnusa Petrofin sekaligus mengoptimalkan penggunaan rest area sebagai tempat istirahat AMT selama menjalankan tugas. Elnusa Petrofin juga menyiagakan fasilitas Medic On Call yang siap siaga memastikan dan menjaga kondisi AMT saat bertugas. Seluruh langkah tersebut diarahkan untuk memastikan personel tetap sehat dan bugar, sekaligus menjaga keandalan serta keselamatan operasi di lapangan.

“Kesehatan, kebugaran, dan keselamatan seluruh personel yang bertugas tetap menjadi perhatian utama kami. Pengaturan jam kerja dan jam istirahat, pemantauan kondisi AMT, serta dukungan makanan tambahan, vitamin, pit stop, dan rest area merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan operasi tetap andal tanpa mengabaikan keselamatan pekerja,” lanjutnya.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement