Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tinjau Tol Cipularang, COO Danantara Apresiasi Transformasi Jasa Marga

Taufik Fajar , Jurnalis-Kamis, 23 Juli 2026 |17:16 WIB
Tinjau Tol Cipularang, COO Danantara Apresiasi Transformasi Jasa Marga
COO Danantara Tinjau Transformasi Layanan Tol (Foto: Okezone)
A
A
A

Pada Travoy Rest KM 88B Jalan Tol Cipularang, transformasi berfokus pada peningkatkan peran dan kualitas UMKM lokal. Berbagai produk khas Nusantara dihadirkan untuk memberikan pengalaman kuliner yang lebih beragam kepada pengguna jalan. 

Selain itu Jasa Marga menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu yang mencakup pemilahan sejak sumber, pengumpulan, pemrosesan, hingga pemanfaatan kembali hasil olahan sampah menjadi pupuk organik. 

Seluruh proses tersebut dikembangkan melalui konsep showcase waste management di rest area sebagai percontohan pengelolaan lingkungan yang mendukung implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria Dony menyatakan pesan utama Presiden Prabowo Subianto adalah untuk memastikan pelayanan BUMN kepada masyarakat terus meningkat. 

Pemanfaatan teknologi perlu terus dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat melalui pemantauan seluruh ruas jalan tol secara menyeluruh dan percepatan respons terhadap setiap kejadian.

“Teknologi juga harus mampu menyediakan informasi perjalanan yang akurat agar masyarakat dapat mengetahui kondisi lalu lintas dan memperkirakan waktu tempuh perjalanan. Dalam perjalanan tersebut, peningkatan kualitas rest area penting sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari layanan jalan tol karena pengguna jalan berhak memperoleh layanan yang baik dan fasilitas istirahat yang aman dan nyaman,” ujar Dony.

Menurut Dony, transofrmasi Jasa Marga sejalan dengan arah Danantara Indonesia dalam mendorong value creation yang berlandaskan service excellence. 

Dony juga  mengapresiasi peningkatan pelayanan Jasa Marga yang tidak hanya berorientasi pada aspek operasional jalan tol, tetapi juga memberikan kemudahan, kenyamanan, dan nilai tambah bagi masyarakat.

"Selama satu tahun kita melihat transformasi yang luar biasa dari Jasa Marga berjalan dengan cukup baik. Pada prinsipnya, Pemerintah ingin meningkatkan kualitas layanan kepada publik, sehingga masyarakat dapat menikmati dan merasakan layanan jalan tol meningkat dengan cukup signifikan. Tetap semangat dalam menjalankan tugas untuk memberikan layanan terbaik kepada seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya. 

Dalam transformasi layanan digital, Jasa Marga terus mengoptimalkan JMTC sebagai The Eye of Toll Road Pusat kendali operasional terintegrasi ini memantau seluruh jaringan jalan tol Jasa Marga selama 24 jam secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan responsif terhadap dinamika lalu lintas. 

Didukung lebih dari 3.500 CCTV, Traffic Counting System, Variable Message Sign (VMS), Speed Camera, Weigh in Motion (WIM), radar lalu lintas, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), serta analisis big data, JMTC mampu memantau pergerakan sekitar 3,5 juta kendaraan setiap hari sekaligus mempercepat koordinasi penanganan kondisi darurat, rekayasa lalu lintas, dan penyampaian informasi secara akurat kepada pengguna jala

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement