Peningkatan ini mencerminkan komposisi pendapatan yang semakin optimal serta perbaikan tingkat profitabilitas.
Pada segmen bisnis asuransi, MPMInsurance membukukan pendapatan asuransi sebesar Rp434 miliar, atau menurun 10% YoY, terutama dipengaruhi oleh penurunan kontribusi dari lini bisnis asuransi kendaraan bermotor dan bisnis lainnya.
Sementara itu, pendapatan dari lini asuransi properti relatif stabil di Rp190 miliar. Di tengah penurunan pendapatan, biaya jasa asuransi berhasil ditekan 13% YoY menjadi Rp357 miliar. Hal ini mendorong peningkatan hasil jasa asuransi sebesar 4% YoY menjadi Rp77 miliar, mencerminkan pengelolaan underwriting yang tetap terjaga.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.