Selain didukung jaringan parallel taxiway dan apron, bandara juga memiliki kekuatan perkerasan (Pavement Classification Rating/PCR) yang sesuai dengan kebutuhan operasional Airbus A380. Runway 07R/25L memiliki nilai PCR 1290/R/D/X/T, sedangkan Runway 07L/25R memiliki nilai PCR 1290/R/D/X/U.
Sementara itu, Apron G Terminal 3 memiliki nilai PCR 1010/R/B/X/T dengan alokasi parkir pesawat di stand G26, G29, dan G33. Fasilitas tersebut dilengkapi Advanced Visual Docking Guidance System (A-VDGS), passenger boarding bridge, serta berbagai peralatan pendukung operasional.
Untuk mendukung operasional perdana, Airbus A380 Emirates akan dilayani di Contact Stand G26 Terminal 3. Bandara juga menyiapkan berbagai Ground Support Equipment (GSE) khusus, seperti aircraft towing tractor untuk Airbus A380, high lift loader, belt conveyor loader, container dollies, hingga pallet dollies.
Persiapan tersebut turut melibatkan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, AirNav Indonesia, penyedia layanan ground handling, Imigrasi, Bea Cukai, Karantina, serta pemangku kepentingan lainnya melalui serangkaian verifikasi dan simulasi operasional.
Airbus A380-800 merupakan pesawat komersial terbesar di dunia dengan konfigurasi dua dek penuh (full double deck). Pesawat ini memiliki bentang sayap 79,75 meter, panjang 72,7 meter, dan mampu mengangkut lebih dari 600 penumpang, tergantung konfigurasi kabin yang digunakan maskapai.
Heru menilai kehadiran Airbus A380 tidak hanya menjadi pencapaian bagi operasional Bandara Soekarno-Hatta, tetapi juga diharapkan memperkuat konektivitas Indonesia dengan berbagai destinasi internasional serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, investasi, dan perekonomian nasional.
"Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, kapasitas infrastruktur, serta konektivitas penerbangan agar mampu menjawab kebutuhan industri aviasi yang terus berkembang," katanya.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.