JAKARTA - Desa Dodaga, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara dilanda kekeringan selama musim kemarau yang saat ini tengah terjadi.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air hingga Sabtu (1/8) telah menyalurkan sekitar 8.000 liter pasokan air terbatas selama musim kemarau.
Distribusi 8.000 liter air bersih dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara bersama mitra kerja dengan menggunakan dua kali pengiriman menggunakan mobil tangki berkapasitas 4.000 liter.
Air bersih langsung disalurkan kepada 150 kepala keluarga (KK) atau sekitar 300 jiwa di Desa Dodaga yang mengalami keterbatasan akses air bersih akibat musim kemarau.
Kepala BWS Maluku Utara M Saleh Talib mengatakan, pelaksanaan kegiatan distribusi air bersih berjalan dengan lancar tanpa hambatan.
"Distribusi air bersih dilakukan dengan menempuh jarak sekitar 20 kilometer, dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam menuju lokasi," kata Saleh dalam keterangan resmi, Jakarta, Senin (3/8/2026).
Di samping itu, tim BWS Maluku Utara juga terus berkoordinasi dengan perangkat desa untuk menentukan titik distribusi prioritas dan teknis pembagian air secara adil dan merata, serta melakukan pemantauan terhadap ketersediaan air bagi masyarakat.
"Kami memperkuat koordinasi untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Sebagai tindak lanjut, kami juga akan terus memantau kondisi ketersediaan air bersih serta menyiapkan langkah penanganan lanjutan apabila kondisi kekeringan masih berlangsung," tandas Saleh.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.