Menanggapi capaian ini, OJK juga mencanangkan strategi perluasan secara sektoral melalui pemerataan pemahaman produk jasa keuangan pada kelompok masyarakat yang tingkat literasinya masih rendah.
Selain itu, dalam jangka panjang, OJK mendorong integrasi literasi keuangan ke dalam kurikulum pendidikan formal nasional demi menumbuhkan budaya finansial yang bertanggung jawab sejak usia dini.
Otoritas menegaskan bahwa keberhasilan program perlindungan konsumen tidak boleh hanya diukur dari kuantitas pembukaan rekening perbankan baru. Pemanfaatan instrumen keuangan yang cerdas dan rasional harus menjadi indikator utama guna mewujudkan kemandirian finansial masyarakat secara menyeluruh.
"Peningkatan inklusi keuangan tidak hanya diarahkan pada perluasan akses dan penggunaan produk keuangan, tapi juga kualitas penggunaannya di mana masyarakat harus mampu mengambil keputusan keuangan yang baik, paham manfaat dan risikonya, sesuai kebutuhan, serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan keuangan," tutur Friderica.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.