Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prabowo Tetapkan Eks Hotel Sultan hingga JCC Jadi Lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia

Feby Novalius , Jurnalis-Jum'at, 14 Agustus 2026 |16:39 WIB
Prabowo Tetapkan Eks Hotel Sultan hingga JCC Jadi Lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia
Prabowo tentukan lokasi PFII di kawasan eks Hotel Sultan hingga Jakarta Convention Center. (foto: Okezone.com/IMG)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan lokasi Indonesia Financial Center atau Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2027 Beserta Nota Keuangannya di Gedung DPR RI, Jumat (14/8/2026).

"Kita telah tentukan lokasi PFII di kawasan eks Hotel Sultan hingga Jakarta Convention Center, di Gedung Danareksa, dan juga di Bali," ujar Prabowo.

Di hadapan wakil rakyat, Prabowo menjelaskan PFII akan menjadi wajah baru Jakarta dan Bali sebagai pusat keuangan, investasi, teknologi finansial, arbitrase, dan penyelesaian sengketa komersial berstandar dunia.

Kelembagaan PFII terdiri atas Dewan Pertimbangan, Dewan PFII, Lembaga Pengelola PFII, Lembaga Pengawas Jasa Keuangan PFII, Pengadilan PFII yang berada di bawah Mahkamah Agung, serta Lembaga Arbitrase PFII.

"Bahasa Inggris dapat digunakan sebagai bahasa kontrak. Prinsip hukum komersial dan standar internasional dapat diadopsi," ujar Prabowo.

Hakim ad hoc dapat berasal dari talenta hukum terbaik Indonesia dan dunia. Kegiatan PFII dapat mencakup perbankan, asuransi, pasar modal, derivatif, bursa karbon, bullion, fintech, keuangan syariah, family office, treasury center, dan manajemen investasi.

PFII menyediakan kepastian transfer dan repatriasi modal serta laba, fasilitas perpajakan untuk kegiatan yang memenuhi syarat, golden visa, dan pelayanan perizinan yang kompetitif.

Pada saat yang sama, aturan antipencucian uang, transparansi pemilik manfaat, kewajiban perpajakan, dan pertukaran informasi internasional tetap ditegakkan.

"Kita membangun PFII agar modal dunia menemukan kepastian di Indonesia, talenta terbaik bekerja di Indonesia, dan transaksi atas kekayaan Indonesia diselesaikan di Indonesia," ujar Prabowo.

"Jakarta dan Bali harus menjadi tempat modal dunia dihimpun dan masa depan Indonesia dibiayai," tegasnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement