Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PSEL Rp3 Triliun Resmi Dibangun, 'Gunung' Sampah Bakal Menyusut

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Rabu, 26 Agustus 2026 |13:29 WIB
PSEL Rp3 Triliun Resmi Dibangun, 'Gunung' Sampah Bakal Menyusut
PSEL Rp3 Triliun Resmi Dibangun, 'Gunung' Sampah Bakal Menyusut (Foto: Okezone)
A
A
A

Pandu menjelaskan, pembangunan PSEL Bekasi merupakan bagian dari langkah Danantara menindaklanjuti mandat pengembangan pengolahan sampah menjadi energi listrik secara terstruktur dan profesional.

Proses pemilihan mitra proyek juga dilakukan secara ketat. Dari enam konsorsium yang menyerahkan proposal pada tahap evaluasi 2-30 Januari 2026, hanya dua konsorsium yang dinyatakan lolos untuk melanjutkan ke tahap negosiasi pada Januari hingga Februari 2026.

Tahapan tersebut kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Joint Venture Agreement pada Maret 2026, Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada April 2026, hingga penerbitan status Proyek Strategis Nasional pada Mei 2026.

Pada hari ini, proyek PSEL Kota Bekasi memasuki tahapan penting melalui penandatanganan perjanjian jual beli listrik. Pandu mengatakan proses pemilihan mitra turut melibatkan lebih dari 60 tenaga ahli dan profesional dari berbagai bidang, termasuk teknis operasional, hukum, finansial, dan lingkungan.

Tim yang terlibat juga memiliki pengalaman dalam berbagai proyek PSEL internasional di Asia Pasifik, Eropa, Timur Tengah, serta proyek PSEL di dalam negeri. "Keterlibatan tim Danantara dan tim ahli independen menunjukkan bahwa proses pemilihan mitra ini terverifikasi dengan tata kelola yang baik dan dilakukan secara profesional," ujarnya.

PSEL Kota Bekasi dirancang dengan mengacu pada standar lingkungan EU IED atau European Industrial Emissions Directive. Danantara berharap proyek tersebut dapat menjadi bagian dari solusi pengelolaan sampah terintegrasi sekaligus mendorong pemanfaatan sampah sebagai sumber energi.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement