Menurut Maura, pengawasan jalur pipa tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas di lapangan. Masyarakat juga memiliki peran penting dengan melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan jaringan.
Pertagas menyediakan kanal pengaduan bagi masyarakat yang menemukan indikasi kebocoran, kebakaran, atau gangguan lainnya di sekitar jalur pipa. Laporan tersebut selanjutnya dapat ditindaklanjuti oleh tim terkait.
Di sisi lain, kondisi jaringan juga dipantau melalui ruang kendali. Sistem tersebut memungkinkan kondisi jaringan dipantau sehingga potensi gangguan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti sesuai prosedur.
Jaringan pipa yang membentang dari dasar laut hingga daratan itu pada akhirnya bukan sekadar infrastruktur yang tersembunyi dari pandangan.
Di balik pipa tersebut terdapat sistem pengawasan, pemeliharaan, patroli, hingga koordinasi yang harus berjalan terus-menerus.
Bagi masyarakat, keberadaan pipa gas mungkin tidak selalu terlihat. Namun, jalur tersebut menjadi bagian dari rantai distribusi energi yang memasok kebutuhan sejumlah konsumen.
Karena itu, menjaga keamanan pipa gas tidak hanya bergantung pada petugas Pertagas. Kesadaran nelayan, operator kapal, dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalur pipa juga menjadi bagian penting untuk memastikan infrastruktur tersebut tetap aman dan penyaluran gas terus berjalan.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.