Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Fakta Program PLTS 100 GW Prabowo: Investasi Rp1.140 Triliun hingga Danantara Siap Ambil Alih

Feby Novalius , Jurnalis-Minggu, 30 Agustus 2026 |10:03 WIB
7 Fakta Program PLTS 100 GW Prabowo: Investasi Rp1.140 Triliun hingga Danantara Siap Ambil Alih
Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan program strategis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) di Bali. (Foto: Okezone.com/PLN)
A
A
A

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan program strategis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) di Bali. Program ini ditargetkan menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memperkuat kemandirian energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

Program PLTS 100 GWp tersebut diluncurkan bersamaan dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS dengan total kapasitas awal mencapai sekitar 5,2 GWp. 

Okezone merangkum sejumlah fakta penting terkait program tersebut, Minggu (30/8/2026):

1. Prabowo Resmi Luncurkan Program PLTS 100 GWp

Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan dan melakukan groundbreaking Program PLTS 100 GWp di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali, Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).

Peluncuran ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Prabowo yang didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, serta sejumlah pejabat lainnya.

Program tersebut diawali dengan 14 proyek PLTS di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau dengan total kapasitas 5,3 GWp.

"Pada sore hari ini, hari Selasa, tanggal 25 Agustus 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini secara resmi saya luncurkan program pembangkit listrik tenaga surya 100 gigawatt peak, diawali 14 PLTS di provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau, berkapasitas total 5,3 gigawatt peak," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, program tersebut menjadi momentum penting untuk mewujudkan kemandirian energi Indonesia.

2. Investasi PLTS 100 GW Tembus Rp1.140 Triliun

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan pembangunan PLTS 100 GWp membutuhkan investasi sekitar USD73 miliar atau setara lebih dari Rp1.140 triliun.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement