Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RI Bangun PLTS 100 GWp Sebagai Penguatan Ketahanan Energi Nasional

Taufik Fajar , Jurnalis-Kamis, 27 Agustus 2026 |20:23 WIB
RI Bangun PLTS 100 GWp Sebagai Penguatan Ketahanan Energi Nasional
PLTS (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Peluncuran Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) menjadi momentum strategis dalam mempercepat transisi energi sekaligus memperkuat ketahanan dan kemandirian energi Indonesia. Dengan 14 proyek tahap awal berkapasitas total 5.300 MWp, program ini menjadi bentuk konkret pemerintah dalam menterjemahkan target swasembada energi melalui pengembangan infrastruktur energi terbarukan dalam skala besar.

Program PLTS 100 GWp juga membuka ruang bagi Indonesia untuk semakin mengoptimalkan potensi energi surya domestik, mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, sekaligus memperluas pemanfaatan listrik bersih untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan industri nasional.

Kepala Pusat Energi dan Pangan INDEF, Abra Talattov, mengatakan pengembangan PLTS dalam skala besar dapat memperkuat ketahanan energi dengan mengoptimalkan sumber daya domestik sekaligus mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Program ini juga membuka peluang untuk menekan penggunaan BBM dalam pembangkitan, memperluas elektrifikasi wilayah 3T, dan menyediakan pasokan listrik hijau bagi industri.

“Potensi tersebut baru dapat diwujudkan apabila pembangunan PLTS dirancang sebagai bagian dari transformasi sistem kelistrikan secara menyeluruh, bukan semata-mata sebagai penambahan kapasitas pembangkit,” ujar Abra dalam keterangan tertulisnya, Kamis (27/8/2026)..

Menurut Abra, pengembangan PLTS dalam skala besar perlu berjalan selaras dengan proyeksi pertumbuhan permintaan listrik, kondisi sistem kelistrikan di setiap wilayah, kesiapan jaringan, serta tahapan penambahan pembangkit dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL). Perencanaan yang terukur akan menjadi fondasi penting agar pertumbuhan kapasitas energi surya dapat memberikan manfaat optimal bagi sistem ketenagalistrikan nasional.

Seiring dengan pengembangan pembangkit energi surya, penguatan infrastruktur pendukung juga menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas sistem kelistrikan nasional. Karakter produksi PLTS yang bergantung pada kondisi cuaca dapat diimbangi melalui penguatan transmisi, interkoneksi antarsistem, digitalisasi jaringan, serta penyediaan fasilitas penyimpanan energi.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement