Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Strategi Digiplus (MAPI) Jaga Penjualan di Tengah Tekanan Daya Beli

Taufik Fajar , Jurnalis-Jum'at, 28 Agustus 2026 |22:29 WIB
Strategi Digiplus (MAPI) Jaga Penjualan di Tengah Tekanan Daya Beli
Daya Beli Masyarakat (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Harga gadget mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Maka itu, peritel multibrand gadget di bawah naungan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), Digiplus mencatat kenaikan harga sejumlah produk gadget bisa mencapai sekitar 30%-50% dan tren tersebut diperkirakan masih berlanjut hingga awal 2027.

Head of Operations Digiplus Erwin Renehan menyatakan, kenaikan harga tersebut salah satunya dipengaruhi oleh meningkatnya harga chipset yang menjadi salah satu komponen penting dalam perangkat gadget.

“Beberapa brand sudah mulai dari akhir tahun kemarin. Rata-rata kenaikannya lumayan tinggi, 30%-50%,” ujar Erwin di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Kondisi itu menjadi tantangan bagi industri ritel gadget, terutama di tengah masyarakat yang masih cenderung menahan daya beli. Namun, Digiplus menilai kebutuhan terhadap smartphone saat ini sudah semakin kuat sehingga peluang pasar tetap terbuka.

Erwin menilai smartphone telah berkembang dari sekadar barang sekunder menjadi bagian penting dalam aktivitas masyarakat sehari-hari. Perangkat tersebut tidak hanya digunakan untuk komunikasi, tetapi juga untuk transaksi pembayaran, identitas digital, hingga berbagai kebutuhan produktivitas.

 

Maka itu strategi perseroan tidak semata-mata mengandalkan penurunan harga produk, tetapi memberikan berbagai alternatif pembelian agar konsumen tetap dapat memperoleh gadget sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Salah satu strategi yang digunakan adalah memperkuat program cashback melalui kerja sama dengan perbankan. Selain itu, Digiplus juga menggandeng lembaga pembiayaan non-bank atau non-bank financial institution (NBFI) untuk menyediakan skema pembayaran yang lebih terjangkau bagi konsumen.

“Kita galakkan yang namanya partnership seperti NBFI, produk non-bank financial institution, ada juga dengan cashback bank. Jadi memastikan konsumen lebih affordable membeli barang kita,” jelasnya.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement