Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemerintah Kebut PLTS 100 GW, Rampung 3 Tahun

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Kamis, 03 September 2026 |12:34 WIB
Pemerintah Kebut PLTS 100 GW, Rampung 3 Tahun
PLTS (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah mempercepat pelaksanaan program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas total 100 gigawatt peak (GWp) menjadi tiga tahun, yakni mulai 2026 hingga 2028. Program tersebut tidak hanya mengandalkan pembangunan PLTS di darat atau ground mounted, tetapi juga memanfaatkan bendungan di berbagai wilayah Indonesia.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Yuliot Tanjung mengatakan, hingga saat ini setidaknya telah diidentifikasi sebanyak 250 bendungan yang siap digunakan sebagai lahan pemasangan PLTS. Total potensi kapasitas terpasang PLTS di bendungan sendiri diperkirakan tembus 43 Gigawatt. 

"Pelaksanaan kegiatan itu ada percepatan. Yang disampaikan oleh Bapak Presiden kan menjadi tiga tahun. Tadinya kan kita merencanakan sekitar empat tahun. Jadi, ini pelaksanaan kegiatan 2026, 2027, 2028," ujarnya dikutip, Kamis (3/8/2026).

Menurutnya, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah mengidentifikasi lebih dari 250 bendungan di seluruh Indonesia yang berpotensi dimanfaatkan untuk pengembangan PLTS. Ia menjelaskan, luas area bendungan yang tersebar di berbagai daerah menjadi salah satu potensi besar untuk mendukung pengembangan PLTS, khususnya PLTS terapung atau floating solar.

"Potensi dari bendungan tadi ada sekitar 43 gigawatt. Ya tentu kita harus melihat dari sisi potensi ini mana yang layak untuk diusahakan," ujarnya.

Dengan demikian, pengembangan PLTS 100 GWp tidak semata-mata diarahkan pada pembangunan pembangkit di lahan darat. Pemanfaatan badan air pada bendungan menjadi salah satu opsi untuk memperluas kapasitas pembangkit energi surya sekaligus mempercepat pencapaian target.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement