Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cek KTP! BLT September 2026 Cair hingga Rp600.000, Ini Penerimanya

Feby Novalius , Jurnalis-Jum'at, 04 September 2026 |06:07 WIB
Cek KTP! BLT September 2026 Cair hingga Rp600.000, Ini Penerimanya
Cek KTP! BLT September 2026 Cair hingga Rp600.000, Ini Penerimanya. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

JAKARTA — Pemerintah masih menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau bantuan sembako pada September 2026.

Penyaluran tersebut merupakan BLT tahap III untuk periode Juli-September 2026. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang memenuhi kriteria dapat menerima bantuan hingga Rp600.000.

KPM dapat mengecek status penerima bantuan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Jika tercatat sebagai penerima, bantuan dapat diambil melalui bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) atau kantor pos.

Data Penerima Bansos

Berdasarkan data per 6 Agustus 2026, pemerintah telah menyalurkan bantuan kepada lebih dari 7 juta KPM penerima PKH dan lebih dari 12 juta KPM penerima bantuan sembako.

Penyaluran bansos tersebut menggunakan data yang telah dimutakhirkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Pemutakhiran data dilakukan setiap tiga bulan sekali dan hasilnya diserahkan kepada Kementerian Sosial (Kemensos) setiap tanggal 10 pada bulan penyaluran.

Untuk penyaluran bansos triwulan III 2026, terdapat 15.215.415 KPM penerima bantuan sembako dari triwulan II yang melanjutkan penerimaan pada triwulan III. Selain itu, sebanyak 3.043.419 KPM mengalami pengalihan status bantuan. Dengan demikian, total penerima bansos sembako pada triwulan III mencapai 18.258.834 KPM.

Sementara itu, sebanyak 8.359.853 KPM penerima PKH dari triwulan II melanjutkan penerimaan pada triwulan III. Sebanyak 1.641.900 KPM lainnya mengalami pengalihan status bantuan. Dengan demikian, total penerima PKH pada triwulan III mencapai 10.001.753 KPM.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement