Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Masalah di Balik Keracunan MBG di Sidoarjo, Zulhas: Mungkin Bangunnya Kesiangan

Anggie Ariesta , Jurnalis-Sabtu, 05 September 2026 |13:19 WIB
Ini Masalah di Balik Keracunan MBG di Sidoarjo, Zulhas: Mungkin Bangunnya Kesiangan
Ini Masalah di Balik Keracunan MBG di Sidoarjo, Zulhas: Mungkin Bangunnya Kesiangan (Foto: Okezone)
A
A
A

LAMPUNG - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta evaluasi pola distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah lebih dari 500 santri dan siswa di Sidoarjo, Jawa Timur diduga mengalami keracunan massal usai menyantap menu MBG.

Langkah evaluasi diambil lantaran dari hasil pengecekan langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG, tidak ditemukan indikasi kelayakan fasilitas yang bermasalah. Zulhas menilai persoalan utama pemicu keracunan justru bersumber dari kedisiplinan dan budaya kerja para petugas distribusi. 

“MBG, kita kasih waktulah dua bulan ya, kita akan selesaikan. Karena gini, dapur bagus, semua bagus, tapi budaya. Budaya ya misalnya masak, harusnya dikirim jam 6. Mungkin bangunnya kesiangan, dikirimnya jam 11,” kata Zulhas saat ditemui, Sabtu (5/9/2026). 

Ia menjelaskan bahwa jarak waktu antara proses memasak dan jadwal makan anak sekolah memiliki batas aman yang sangat krusial. Pengabaian waktu pengiriman dapat berakibat fatal pada kualitas makanan. 

Zulhas memastikan, usai masa evaluasi dua bulan berjalan dan terbukti ada faktor kelalaian manusia, pemerintah akan menjatuhkan sanksi tegas.

 

Tindakan berupa penggantian pengelola maupun petugas SPPG akan diambil tanpa kompromi demi melindungi kesehatan puluhan juta penerima manfaat. 

"Saya sudah minta tidak boleh ada toleransi yang lalai. Ganti! Ganti! Ganti! SPPG-nya siapa saja yang terlibat, ganti! Kita tidak boleh mempertaruhkan anak kita walaupun satu orang keracunan. Kalau yang enggak disiplin, yang lalai, ganti!" tegas Zulhas. 

Selain sanksi administratif dan perombakan personel, Zulhas juga mendukung penuh pendorongan kasus ke jalur hukum apabila ditemukan unsur kesengajaan di balik insiden keracunan tersebut. 

"Lihat nanti kesalahannya, kalau sengaja, ya gitu (hukum)," pungkasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement