Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Potensi Biomassa di RI 83,4 Juta Ton, Buka Peluang Kolaborasi Energi Hijau

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Senin, 07 September 2026 |22:01 WIB
Potensi Biomassa di RI 83,4 Juta Ton, Buka Peluang Kolaborasi Energi Hijau
Potensi Biomassa di RI 83,4 Juta Ton, Buka Peluang Kolaborasi Energi Hijau (Foto: PLN EPI)
A
A
A

Pengembangan energi hayati PLN EPI tidak hanya diarahkan untuk mendukung program co-firing pada PLTU. Perusahaan menyiapkan pengembangan portofolio bisnis melalui lima lini utama, yaitu biomassa, compressed biogas (CBG), pengelolaan sampah, bio-charcoal, serta dedieselization.

Dalam peta jalan 2026-2030, volume penggunaan biomassa ditargetkan meningkat dari 3,7 juta ton pada 2026 menjadi 10 juta ton pada 2030. Pada periode yang sama, pengembangan CBG diarahkan mencapai 2.957 BBTU, waste management sebesar 251,4 kiloton, bio-charcoal 58,8 kiloton, serta program dedieselization sebesar 25 MW.

Dari pengembangan berbagai lini bisnis tersebut, PLN EPI memanfaatkan hingga 20 juta ton limbah per tahun, mengurangi emisi sekitar 12 juta ton CO₂e per tahun, sekaligus menciptakan sekitar 150 ribu lapangan kerja hijau.

PLN EPI turut menjajaki pengembangan biohidrogen melalui proses gasifikasi. Hidrogen yang dihasilkan berpotensi dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan industri, termasuk sebagai bahan baku produksi amonia.

“Kalau kita dekat dengan industri pangan, let’s do this. Kalau dekat dengan industri agro, let’s do this. Kalau dekat dengan industri perkayuan, limbahnya bisa kita kelola menjadi bahan-bahan pengganti fosil. Jadi semua sumber hayati itu sebenarnya bisa dimanfaatkan,” ujar Hokkop.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement