JAKARTA - PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) memberikan penjelasan soal mengenai kepemilikan sahamnya di PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). Manajemen menegaskan bahwa kepemilikan tersebut masih diposisikan sebagai investasi strategis.
Direktur Medco Energi, Benny Setiawan menjelaskan bahwa investasi di AMMN sejauh ini memberikan kontribusi yang positif bagi kinerja perseroan. Hal ini didukung oleh prospek komoditas mineral emas dan tembaga yang dinilai masih sangat menjanjikan di masa depan.
“Memang kepemilikan kami di Amman merupakan investasi strategis yang selama ini memberikan kontribusi yang baik kepada MedcoEnergy terutama karena prospek mineral emas dan tembaga di masa depan masih menjanjikan,” jelas Benny dalam Public Expose Live MEDC, Rabu (9/9/2026).
Meski demikian, Benny tidak menutup kemungkinan adanya opsi monetisasi atas kepemilikan saham tersebut di kemudian hari, selama memberikan nilai tambah bagi perseroan dan pemegang saham.
"Apabila nanti terdapat keputusan yang bersifat material tentu akan kami umumkan kepada publik," kata Benny.
Benny menambahkan bahwa opsi monetisasi tersebut masih memerlukan kajian mendalam dari berbagai aspek, termasuk kalkulasi valuasi, penentuan waktu yang tepat (timing), serta besarnya manfaat yang akan diterima oleh para pemegang saham.
Berdasarkan laporan bulanan pemegang efek AMMN per akhir Agustus 2026, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) tercatat memegang sebanyak 15.167.510.552 lembar saham atau setara dengan 20,915 persen dari total saham Amman Mineral Internasional.
Dengan posisi harga saham AMMN yang berada di level Rp4.690 per lembar saat berita ini disusun, nilai kapitalisasi atas kepemilikan saham MEDC di AMMN tersebut diperkirakan mencapai kisaran Rp71 triliun.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.