Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BLT Rp600 Ribu Belum Cair? Ini Penyebab dan Cara Cek Status Penerimanya

Feby Novalius , Jurnalis-Minggu, 13 September 2026 |19:02 WIB
BLT Rp600 Ribu Belum Cair? Ini Penyebab dan Cara Cek Status Penerimanya
BLT Rp600 Ribu Belum Cair? Ini Penyebab dan Cara Cek Status Penerimanya. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

JAKARTA – Bantuan sosial (bansos) hingga Rp600.000 belum cair meski masyarakat merasa memenuhi syarat sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM)? Kondisi tersebut dapat terjadi karena sejumlah faktor, mulai dari perubahan tingkat kesejahteraan hingga penerima tidak lagi memenuhi kriteria bantuan.

Pemerintah melakukan pemutakhiran data penerima bansos secara berkala. Dalam proses tersebut, sejumlah KPM dapat mengalami perubahan status sehingga bantuan tidak lagi disalurkan atau ditangguhkan.

Beberapa alasan bansos KPM dialihkan antara lain karena tingkat kesejahteraan atau desil penerima meningkat, tidak lagi memenuhi kriteria, telah graduasi, meninggal dunia, tidak ditemukan, mengundurkan diri, atau sebab lainnya.

Selain itu, pemerintah juga menangguhkan bantuan bagi KPM yang teridentifikasi melakukan transaksi judi online (judol). Identifikasi tersebut dilakukan berdasarkan data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Dengan demikian, masyarakat yang belum menerima bantuan perlu mengecek kembali status kepesertaannya melalui saluran resmi Kementerian Sosial (Kemensos).

Cara Cek Bansos September 2026

Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos menggunakan data kependudukan melalui aplikasi Cek Bansos atau situs resmi Kemensos.

Cek Penerima Bansos melalui Aplikasi Cek Bansos

Pengecekan status penerima bansos dapat dilakukan melalui ponsel. Masyarakat perlu menyiapkan data sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), kemudian mengikuti langkah berikut:

Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store.
Buka aplikasi dan pilih menu Cek Bansos pada halaman utama.
Isi data wilayah domisili secara lengkap, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan.
Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
Selesaikan verifikasi keamanan (captcha) atau soal matematika sederhana.
Klik tombol Cari Data.
Sistem akan menampilkan informasi mengenai status kepesertaan dan jenis bantuan apabila nama tercatat sebagai penerima. Jika tidak terdaftar, sistem akan menampilkan notifikasi “Tidak Terdapat Peserta/PM”.

Cek Penerima Bansos melalui Situs Kemensos

Selain aplikasi, masyarakat dapat mengecek status kepesertaan melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos.

Berikut langkah-langkahnya:

Buka situs resmi Cek Bansos Kemensos.
Isi wilayah tempat tinggal, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan.
Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
Masukkan kode captcha yang muncul di layar.
Klik Cari Data.
Sistem akan menampilkan informasi mengenai status kepesertaan bantuan sosial.
Jika nama tidak muncul dalam sistem, masyarakat perlu memastikan kembali data kependudukan dan status kepesertaannya. Perubahan status penerima dapat terjadi setelah pemerintah melakukan pemutakhiran data.

Rincian Besaran Bansos PKH

Besaran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) berbeda sesuai kategori penerima. Berikut nominal bantuan per tahap:

Ibu hamil: Rp750.000.
Anak usia dini: Rp750.000.
Siswa SD: Rp225.000.
Siswa SMP: Rp375.000.
Siswa SMA: Rp500.000.
Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp600.000.
Penyandang disabilitas berat: Rp600.000.

Dengan demikian, nominal Rp600.000 tidak diterima oleh seluruh KPM PKH. Besaran bantuan disesuaikan dengan kategori penerima yang telah ditetapkan pemerintah.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement