Achmad menjelaskan, secara sederhana, desil membagi penduduk atau keluarga ke dalam 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan relatif.
Desil 1 berada pada kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan desil 10 berada pada kelompok paling tinggi.
Dengan konsep tersebut, seseorang yang berada di desil tertentu belum tentu secara otomatis dapat dikategorikan sebagai orang kaya atau miskin secara mutlak.
"Desil by definition hanya membagi jumlah penduduk atau keluarga dengan box yang sama, dalam hal ini 10 bagian setiap desil," jelasnya.
Karena itu, Achmad mengingatkan pemerintah agar berhati-hati apabila menjadikan desil sebagai satu-satunya dasar untuk menentukan kelayakan masyarakat menerima bantuan.