Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Dibayangi Tekanan Global, Berpotensi Tembus Rp17.850 per Dolar AS

Anggie Ariesta , Jurnalis-Minggu, 13 September 2026 |12:56 WIB
Rupiah Dibayangi Tekanan Global, Berpotensi Tembus Rp17.850 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan berada dalam tekanan selama perdagangan pekan depan. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

Ibrahim memproyeksikan harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) pada pekan depan akan bergerak di kisaran USD91,60 hingga USD103,50 per barel. Gangguan aktivitas pelayaran pada jalur laut strategis di Timur Tengah menjadi salah satu penopang kenaikan harga minyak tersebut.

"Ini yang membuat harga minyak mentah terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan," kata dia.

Melambungnya harga minyak mentah memicu ancaman peningkatan inflasi global. Risiko ini berpotensi memengaruhi ekspektasi investor terkait arah kebijakan suku bunga acuan bank sentral AS (The Fed).

Jika The Fed mengambil opsi pengetatan moneter lanjutan atau menahan suku bunga di level tinggi, penguatan dolar AS diperkirakan berlanjut dan kian menekan mata uang negara-negara berkembang (emerging markets), termasuk rupiah.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement