Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Purbaya Ditelepon Mensesneg hingga Dicopot Jadi Menkeu, Ternyata Ini Alasannya

Anggie Ariesta , Jurnalis-Selasa, 15 September 2026 |12:49 WIB
Purbaya Ditelepon Mensesneg hingga Dicopot Jadi Menkeu, Ternyata Ini Alasannya
Purbaya Ditelepon Mensesneg hingga Dicopot Jadi Menkeu, Ternyata Ini Alasannya (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara mengenai pencopotan dirinya dari kursi Bendahara Negara usai menghadiri prosesi serah terima jabatan (sertijab) kepada Suahasil Nazara di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Selasa (15/9/2026).

Purbaya mengonfirmasi bahwa keputusannya keluar mendadak dari Rapat Kerja DPD RI pada Senin (14/9/2026) sore kemarin dipicu oleh telepon langsung dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang memberitahukan keputusan perombakan (reshuffle) kabinet.

"Pak Prasetyo (Mensesneg)," ujar Purbaya merespons pertanyaan awak mengenai sosok yang menelepon dirinya saat berada di toilet Kompleks Parlemen Senayan.

Purbaya mengaku sudah memperhitungkan potensi pergeseran jabatannya, meski kepastian baru didapatkan saat panggilan telepon tersebut masuk.

"Ya kita udah hitung-hitung. Kira-kira 50-50 lah. Tapi baru tahunya waktu itu," jelasnya.

Ketika dikonfirmasi mengenai rumor pemecatan dirinya yang dikaitkan dengan langkah tegas perombakan ratusan pejabat pajak dan bea cukai baru-baru ini, Purbaya mengonfirmasi bahwa hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan, di samping hak penuh Kepala Negara.

"Sebagian ada. (Sebagian lainnya) itu kan hak prerogatif Presiden, kita ikutin aja," kata Purbaya.

 

Dia juga menepis spekulasi adanya benturan kebijakan dengan pemerintah pusat. Menurutnya, seluruh langkah penataan fiskal yang dieksekusi selama satu tahun menjabat selalu selaras dengan arahan Presiden.

"Enggak ada. Kan kebijakan kita yang ikutin semua kebijakan presiden. Aman lah itu," tegasnya.

Menanggapi isu tawaran posisi menteri lain seperti Menko PMK, Purbaya menegaskan menolak kemungkinan kembali ke jajaran kabinet dan memilih untuk menyelesaikannya secara legawa.

"Enggak lah, baru dipecat masa jadi menteri lagi, gimana lo," selorohnya. "(Soal tawaran Menko PMK) kata siapa. Gak tau saya. Udah pensiun, yaudahlah. Tadinya di LPS udah pensiun saya. Di LPS juga udah mau pensiun tadinya. Kita pengen bantuin sebentar, udah cukup lah setahun. Yaudah,” imbuh Purbaya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement