Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menhub Minta Petugas Berani Hentikan Operasi Transportasi Jika Tak Aman

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Jum'at, 18 September 2026 |10:45 WIB
Menhub Minta Petugas Berani Hentikan Operasi Transportasi Jika Tak Aman
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta seluruh insan perhubungan berani menghentikan operasional transportasi apabila kondisi dinilai tidak aman. (Foto:Okezone.com/BKIP)
A
A
A

JAKARTA — Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta seluruh insan perhubungan berani menghentikan operasional transportasi apabila kondisi dinilai tidak aman. Langkah tersebut penting untuk memastikan keselamatan tetap menjadi prioritas di tengah tuntutan menjaga konektivitas dan mobilitas masyarakat.

Dudy mengatakan keselamatan tidak boleh diperlakukan sekadar sebagai rutinitas administratif dalam pengoperasian dan pengawasan transportasi. Menurutnya, keselamatan merupakan tanggung jawab moral sekaligus bagian dari harga diri insan perhubungan.

"Keselamatan adalah tanggung jawab moral. Lebih dari itu, keselamatan adalah harga diri Insan Perhubungan," kata Dudy dalam keterangan resmi, Jumat (18/9/2026).

Dia menegaskan jajaran perhubungan harus mampu mengambil keputusan untuk menghentikan operasi ketika situasi di lapangan tidak memungkinkan transportasi berjalan dengan aman. Namun, penghentian tersebut harus diikuti langkah cepat untuk mencari alternatif agar mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan tidak terputus.

"Karena itu, Insan Perhubungan harus berani menghentikan operasi ketika keadaan tidak aman dan harus cepat mencari alternatif agar mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan tidak terputus," ujarnya.

Penegasan tersebut disampaikan Dudy di tengah keprihatinan atas sejumlah musibah transportasi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Dia menyebut berbagai peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa aspek keselamatan harus terus diperkuat.

Dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026, Dudy juga menyampaikan duka cita kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan akibat berbagai musibah transportasi.

Menurutnya, tantangan sektor transportasi semakin kompleks karena pemerintah harus menjaga keselamatan sekaligus memastikan konektivitas antardaerah tetap berjalan. Transportasi tidak hanya berkaitan dengan kendaraan dan infrastruktur, tetapi juga berperan menghubungkan pusat produksi dengan permukiman, menekan biaya angkut dan logistik, serta mendukung pemerataan pembangunan.

"Harapan masyarakat terhadap layanan transportasi terus meningkat. Membangun transportasi Indonesia bukan pekerjaan mudah, menuntut kita untuk terus memperkuat keselamatan, memperluas konektivitas antardaerah, dan menghadirkan sistem transportasi yang andal serta berkelanjutan," kata Dudy.

Ke depan, Kementerian Perhubungan juga akan menghadapi sejumlah agenda, mulai dari menjaga layanan transportasi perintis, memperkuat angkutan massal perkotaan, membangun integrasi antarmoda, hingga memperbaiki sistem logistik.

Dudy menilai pemanfaatan teknologi digital dapat membantu meningkatkan transparansi dan efektivitas pengawasan sektor transportasi. Namun, teknologi tetap membutuhkan integritas petugas dalam pelaksanaannya.

"Namun secanggih apa pun teknologi, ujung dari pelayanan publik tetaplah manusia. Aplikasi, sistem pengawasan, serta infrastruktur terbaik pada akhirnya berpulang kepada integritas kita," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dudy juga mengajak seluruh insan perhubungan menjadikan September sebagai Bulan Keselamatan Transportasi. Momentum tersebut diharapkan dapat mendorong terbentuknya budaya keselamatan yang lebih kuat dan diterapkan secara konsisten sepanjang tahun.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement