Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Amran Ungkap Kunci Pertanian di RI Tumbuh: Petani Harus Untung

Tangguh Yudha , Jurnalis-Minggu, 20 September 2026 |13:01 WIB
Amran Ungkap Kunci Pertanian di RI Tumbuh: Petani Harus Untung
Amran Ungkap Kunci Pertanian di RI Tumbuh: Petani Harus Untung (Foto: Kementan)
A
A
A

Untuk memperbesar ruang keuntungan petani, pemerintah melakukan pembenahan dari sisi hulu hingga hilir. Pada sisi input, tata kelola pupuk bersubsidi diperbaiki melalui Perpres Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi.

Pemerintah juga menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sekitar 20 persen. Harga urea turun dari Rp2.250 menjadi Rp1.800 per kilogram, sementara NPK turun dari Rp2.300 menjadi Rp1.840 per kilogram. Kebijakan tersebut diarahkan untuk menekan biaya usaha tani sehingga margin keuntungan yang diterima petani dapat meningkat.

Sementara dari sisi hilir, pemerintah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen sebesar Rp6.500 per kilogram. Kebijakan tersebut ditujukan untuk memberikan kepastian harga dan pasar bagi petani, terutama ketika memasuki musim panen.

“Kalau petani sejahtera, produksi akan meningkat, masyarakat juga mendapatkan pangan dengan harga yang stabil,” tutup Amran.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement