Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PLN EPI Targetkan 20 Terminal LNG Satelit hingga 2029, Perkuat Ketahanan Energi RI

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Minggu, 20 September 2026 |19:01 WIB
PLN EPI Targetkan 20 Terminal LNG Satelit hingga 2029, Perkuat Ketahanan Energi RI
PLN EPI Targetkan 20 Terminal LNG Satelit hingga 2029, Perkuat Ketahanan Energi RI (Foto: PLN EPI)
A
A
A

JAKARTA - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menyiapkan pengembangan hampir 20 lokasi terminal penerimaan liquefied natural gas (LNG) satelit hingga 2029. Langkah ini sebagai bagian dari penguatan ketahanan energi di Indonesia.

Pengembangan hampir 20 lokasi terminal penerimaan LNG satelit darat, terdiri satu lokasi di Nias, enam di Sulawesi, sembilan di Nusa Tenggara, dan empat di Papua Utara melalui empat klaster mitra strategis atau Joint Development Agreement (JDA). Pengembangannya diarahkan dalam satu kerangka program terintegrasi agar puluhan terminal tersebut tidak membentuk rantai pasok yang berjalan sendiri-sendiri.

General Manager Unit Pelaksana Proyek Gas dan BBM PLN EPI, Agus Purnomo menjelaskan, keberhasilan pembangunan infrastruktur energi juga membutuhkan sinergi pemerintah, industri, dan lembaga pembiayaan. Pemerintah berperan menciptakan kepastian kebijakan dan iklim investasi, sementara industri memastikan proyek dapat dieksekusi dan lembaga pembiayaan menyediakan dukungan modal.

“Pemerintah menciptakan lingkungan yang memungkinkan, industri menjalankan proyek, dan pemberi pinjaman menyediakan modal. Ketiganya perlu selaras sejak awal,” kata Agus dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (20/9/2026).

Agus menambahkan, tantangan pembangunan infrastruktur LNG saat ini tidak hanya berkaitan dengan pembiayaan, tetapi juga kemampuan industri memenuhi kebutuhan proyek sesuai jadwal.

“Tantangannya bukan hanya mengembangkan proyek. Kami juga perlu memastikan kapasitas dari pemasok peralatan utama, galangan kapal, dan juga kontraktor pelaksana untuk menyelesaikannya proyek tepat waktu,” ujar Agus.

Pihaknya pun memperkuat strategi percepatan pembangunan infrastruktur LNG di berbagai wilayah Indonesia melalui pengelolaan proyek secara terintegrasi, pengamanan kapasitas rantai pasok sejak dini, serta penguatan industri domestik. Hal ini untuk memastikan infrastruktur LNG tersedia tepat waktu guna mendukung keandalan pasokan energi pembangkit.

Sejak 2023, PLN EPI mempercepat proyek midstream LNG di sekitar 25 lokasi di Indonesia untuk mendukung program dedidselisasi PLN, menggantikan penggunaan diesel dengan LNG sekaligus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement