Pada kesempatan yang sama, Director of Stakeholder Relations & Sustainability Sampoerna Romulus Sutanto mengatakan bahwa bootcamp yang diselenggarakan SETC bertujuan membantu pengusaha UMKM meningkatkan kapasitas usaha, memanfaatkan peluang lewat digitalisasi, memperluas networking, dan mempersiapkan diri untuk memasuki pasar yang lebih luas termasuk ekspor.
Romulus menuturkan, SETC terus berinovasi, salah satunya lewat Collaborator Hub yang tersebar di sejumlah kota besar di Indonesia sehingga bisa lebih menjangkau lebih banyak pengusaha UMKM.
Saat ini SETC telah memiliki 30 Collaborator Hub yang mendampingi lebih dari 2.300 UMKM secara berkelanjutan, mendukung UMKM naik kelas, dan semakin berdaya saing. Jejaring Collaborator Hub tersebut telah hadir di 17 provinsi dan berperan sebagai local enabler yang mengaktifkan ekosistem pemberdayaan UMKM di berbagai daerah, terutama melalui penguatan kapabilitas sumber daya manusia agar pelaku usaha dapat terus naik kelas dan berdaya saing.
Melalui pendampingan berbasis praktik, jejaring kolaborasi, dan akses pasar, Collaborator Hub menjadi mitra bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan sekaligus membuka peluang kerja baru di tingkat lokal. Kehadiran jejaring ini juga menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan program SETC agar pendampingan dapat menjangkau UMKM di berbagai daerah.
“Melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, dan kolaborasi dengan mitra, SETC berupaya menghadirkan lebih dari sekadar ruang belajar. SETC membantu pengusaha UMKM membangun fondasi usaha agar mampu menangkap peluang pertumbuhan yang lebih besar," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.