Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dari PLTS hingga CCS, Pertamina Perkuat Transisi Energi Nasional

Anindita Trinoviana , Jurnalis-Kamis, 08 Oktober 2026 |12:11 WIB
Dari PLTS hingga CCS, Pertamina Perkuat Transisi Energi Nasional
Pertamina menegaskan transisi energi perlu berjalan dengan menjaga keandalan pasokan dan keterjangkauan energi bagi masyarakat. (Foto: Pertamina)
A
A
A

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) menegaskan, transisi energi perlu berjalan dengan menjaga keandalan pasokan dan keterjangkauan energi bagi masyarakat, sekaligus membangun sistem energi rendah karbon secara paralel. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono menyampaikan hal tersebut dalam Panel Session 1 bertajuk “Powering Growth: Energy Security in the Low-Carbon Era” pada Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2026 di Jakarta, 6 Oktober 2026.

“Reliability and decarbonization are a sequence, not a trade-off,” ujar Agung.

Agung menjelaskan, keandalan pasokan menjadi fondasi dalam menjalankan transisi energi. Pertamina menjaga ketersediaan dan keterjangkauan energi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hari ini, sembari mengembangkan teknologi, infrastruktur, dan sumber energi rendah karbon untuk menopang kebutuhan masa depan.

Salah satu penerapannya adalah pengembangan PLTS Pulau Sembur di Kota Batam, Kepulauan Riau yang sebelumnya mengandalkan listrik dari diesel. PLTS berkapasitas 1 megawatt peak (MWp), dilengkapi sistem penyimpanan baterai berkapasitas 1 megawatt hour (MWh), ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi lebih dari 200 rumah tangga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement