"Kenapa rating agency yang lain tidak mempersoalkan hal ini, dan kenapa MSCI secara sistematik selalu membuka atau membuat deadline apalagi kemarin yang ketemu di Bangkok kan pimpinannya bukan analisnya," sebutnya.
Airlangga juga mengaku heran lantaran isu penurunan status pasar saham Indonesia tidak dibahas dalam pertemuan antara sejumlah pemangku kepentingan sektor keuangan Indonesia dan MSCI di Bangkok, Thailand, beberapa waktu lalu.
Padahal, pertemuan tersebut baru berlangsung beberapa hari sebelum munculnya pengumuman MSCI yang menjadi perhatian pelaku pasar.
"Kenapa udah ketemu di Thailand kemarin gak bicara pasal ini? Bukan ini kan ada tanda tanya besar. Kemarin di Thailand kok gak ngomong yang ini, padahal yang kemarin itu seminggu juga belum. Ya tentu kita lihat aja tapi kita tidak boleh suudzon," katanya.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.