Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Aturan Turunan Perpres Ojol, Pengantaran Barang dan Makanan Topang Jutaan Transaksi UMKM 

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Jum'at, 16 Oktober 2026 |15:47 WIB
Aturan Turunan Perpres Ojol, Pengantaran Barang dan Makanan Topang Jutaan Transaksi UMKM 
Aturan Turunan Perpres Ojol, Pengantaran Barang dan Makanan Topang Jutaan Transaksi UMKM (Foto: Okezone)
A
A
A

Karena itu, menurut Rumayya, perlindungan terhadap pengemudi pada akhirnya juga bergantung pada terjaganya permintaan terhadap layanan pengantaran. “Melindungi pengemudi juga berarti menjaga ekosistem yang menciptakan permintaan terhadap jasa mereka,” ujarnya.

Pandangan itu mengemuka setelah Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria sebelumnya menjelaskan bahwa pemerintah tengah menyusun formula yang akan menjadi pedoman bagi platform dalam menentukan biaya layanan pengantaran barang dan makanan. Nezar menegaskan pemerintah tidak akan menentukan tarif secara langsung. 

“Pedoman. Bukan kita menentukan tarifnya, tetapi pedoman untuk membuat tarifnya,” ujar Nezar ketika ditemui di acara Digital Infrastructure Summit 2026, di Jakarta, Senin (12/10). 

Menurut Nezar, penyusunan formula dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai komponen, mulai dari struktur biaya transportasi, karakteristik layanan, hingga mekanisme pembentukan harga yang digunakan masing-masing platform. Komdigi juga melihat bahwa karakter pengantaran barang dan makanan berbeda dengan pengangkutan penumpang, termasuk dari sisi risiko dan struktur biaya.

Karena itu, pemerintah tidak serta-merta sepenuhnya mengadopsi formula yang diterapkan dalam pengantaran orang. Nezar juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara peningkatan pendapatan pengemudi dengan keterjangkauan layanan bagi konsumen.

“Jangan sampai kemudian kita memenangkan satu sisi, tetapi pada akhirnya harganya terlalu mahal sehingga konsumen mengeluh. Akibatnya, jumlah pesanan menjadi lebih sedikit. Kalau pesanan menjadi lebih sedikit, penghasilan pengemudi juga menjadi lebih sedikit,” ujarnya.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement