Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mulai Besok! Bali Terapkan Ganjil-Genap BBM, Mobil Dibatasi 20 Liter

Feby Novalius , Jurnalis-Jum'at, 16 Oktober 2026 |21:30 WIB
Mulai Besok! Bali Terapkan Ganjil-Genap BBM, Mobil Dibatasi 20 Liter
Pemerintah membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) dan memberlakukan sistem ganjil-genap kendaraan mulai Sabtu . (Foto: Okezone.com/Pertamina)
A
A
A

JAKARTA — Pemerintah membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) dan memberlakukan sistem ganjil-genap kendaraan mulai Sabtu (17/10/2026) hingga Senin (19/10/2026). Kebijakan ini mengatur pembelian BBM maksimal 20 liter untuk kendaraan roda empat dan 3 liter untuk kendaraan roda dua, sebagai bagian dari upaya pemulihan layanan BBM di Bali.

Berdasarkan keterangan PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, pada Sabtu (17/10/2026), pengisian BBM diprioritaskan bagi kendaraan dengan nomor polisi berakhiran angka ganjil. Pengaturan tersebut mengacu pada Surat Gubernur Bali Nomor B.21.500.1/16673/V/DISNAKER.ESDM.

Pertamina Patra Niaga menyatakan tengah memperkuat pasokan dan distribusi BBM untuk menjaga ketersediaan bahan bakar di tengah upaya pemulihan layanan. Perusahaan juga menyiapkan armada dan personel tambahan untuk memperlancar pengiriman BBM ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan perusahaan terus memantau kondisi pasokan dan operasional di lapangan agar penanganan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

“Kami memastikan kesiapan pasokan berjalan seiring dengan dukungan operasional yang diperlukan. Pemantauan terus dilakukan agar langkah penanganan dapat disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan,” kata Ahad dalam keterangan tertulis, Jumat (16/10/2026).

Pertamina menargetkan stok BBM di Terminal Manggis, Kabupaten Karangasem, dan Fuel Terminal Sanggaran, Kota Denpasar, mencapai 48 juta liter pada Sabtu (17/10/2026). 

Menurut perusahaan, jumlah tersebut diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan BBM di Bali selama 14–15 hari.

Untuk mendukung distribusi, Pertamina menyiagakan 108 mobil tangki dengan dukungan 465 awak mobil tangki. Perusahaan juga menambah 16 mobil tangki untuk mengoptimalkan pengiriman BBM ke SPBU. Polda Bali turut mengawal perjalanan mobil tangki menuju lokasi penyaluran.

Dari sisi pelayanan, sebanyak 66 SPBU disiapkan beroperasi selama 24 jam. Jumlah tersebut terdiri atas 42 SPBU di Kota Denpasar dan 24 SPBU di Kabupaten Badung.

Selain itu, sebanyak 100 personel TNI dari Kodam IX/Udayana disiapkan untuk membantu operasional SPBU pada malam hari.
Ahad mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan mematuhi ketentuan pengisian yang berlaku. 

Ia mengatakan Pertamina terus memantau kondisi layanan BBM di Bali selama proses pemulihan. Masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai layanan SPBU melalui akun Instagram resmi @patraniaga.jatimbalinus dan @pertaminabali. Adapun informasi dan pengaduan terkait layanan energi Pertamina dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center 135.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement