Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Brunei Darussalam Tidak Punya Pasar Saham? Ini Alasannya

Feby Novalius , Jurnalis-Selasa, 20 Oktober 2026 |21:04 WIB
Kenapa Brunei Darussalam Tidak Punya Pasar Saham? Ini Alasannya
Kenapa Brunei Darussalam tidak punya pasar saham? Ini alasannya. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

Pemerintah kemudian mengalokasikan dana sebesar B$21 juta dalam anggaran tahun fiskal 2019/2020 sebagai bagian dari rencana pembangunan bursa saham pertama di negara itu. Total biaya proyek saat itu diperkirakan mencapai B$414 juta, termasuk kebutuhan infrastruktur, teknologi, dan kajian sosial-ekonomi.

Dalam perkembangan selanjutnya, pemerintah kembali menyampaikan rencana pembentukan bursa saham dengan mempertimbangkan kesiapan ekosistem pasar modal dan manfaatnya bagi perekonomian nasional.

Mohd Amin Liew Abdullah menyatakan bahwa bursa saham dapat diluncurkan paling lambat pada akhir kuartal III 2027, dengan catatan seluruh proses yang diperlukan dapat diselesaikan sesuai rencana. Jadwal tersebut bergantung pada kesiapan berbagai institusi dan tenaga profesional yang akan mendukung operasional pasar modal.

Apa manfaat bursa saham bagi Brunei?

Menurut pemerintah, bursa saham dapat memberikan sejumlah manfaat bagi perusahaan dan masyarakat. Bagi perusahaan lokal maupun perusahaan milik pemerintah, pencatatan saham dapat membuka sumber pendanaan tambahan untuk mengembangkan usaha dan memperluas kegiatan bisnis.

Bagi masyarakat, keberadaan bursa saham akan menyediakan lebih banyak pilihan investasi domestik. Selama ini, warga Brunei yang ingin berinvestasi pada saham dapat mengalokasikan dananya ke pasar luar negeri. Dengan adanya pasar saham dalam negeri, dana masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak peluang untuk mendukung pertumbuhan perusahaan lokal.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement