Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Luas KEK RI Baru 24 Ribu Hektare, Kalah Jauh dari Vietnam dan Malaysia

Tangguh Yudha , Jurnalis-Rabu, 21 Oktober 2026 |13:35 WIB
Luas KEK RI Baru 24 Ribu Hektare, Kalah Jauh dari Vietnam dan Malaysia
Luas KEK RI Baru 24 Ribu Hektare, Kalah Jauh dari Vietnam dan Malaysia (Foto: Menko Airlangga/Okezone)
A
A
A

Airlangga memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berpotensi mencapai 7,5 persen apabila ICOR nasional dapat ditekan ke level 4, dengan rasio investasi terhadap produk domestik bruto (PDB) sekitar 30 persen.

"Jadi kalau sekarang dengan investasi sekitar 30 persen dari PDB, kalau ICOR kita sekitar 4 saja, maka pertumbuhan 7,5 persen itu bisa dicapai," ucapnya.

Lebih lanjut, Airlangga menyoroti sejumlah sektor yang berpotensi dikembangkan melalui KEK, salah satunya kesehatan. Pengembangan KEK kesehatan di Bali, sekitar Jakarta, dan Batam dinilai dapat menjadi alternatif bagi masyarakat Indonesia yang selama ini memilih berobat ke luar negeri.

"Dan beberapa sektor yang potensial termasuk kesehatan yang kita sudah punya di Bali maupun di sekitar Jakarta dan juga di Batam, ini punya potensi untuk substitusi kepada orang Indonesia yang berobat ke luar negeri, itu spending-nya sekitar Rp150 triliun dan ini yang bisa kita substitusi dengan KEK-KEK yang ada," kata Airlangga.

Selain kesehatan, sektor pariwisata juga menjadi salah satu andalan pengembangan KEK. Airlangga menyebut pendapatan dan devisa dari sektor pariwisata mencapai hampir setara dengan nilai ekspor komoditas unggulan Indonesia.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement