Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengapa Debt Collector Sering Disebut Mata Elang (Matel)? Ini Penjelasannya

Niken Wulandari , Jurnalis-Minggu, 25 Oktober 2026 |16:03 WIB
Mengapa Debt Collector Sering Disebut Mata Elang (Matel)? Ini Penjelasannya
Mengapa debt collector sering disebut mata elang (matel)? Ini penjelasannya. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

Ketentuan tersebut kemudian diuji di Mahkamah Konstitusi (MK). Melalui Putusan Nomor 18/PUU-XVII/2019, MK memberikan penafsiran terhadap ketentuan eksekusi jaminan fidusia, khususnya ketika tidak ada kesepakatan mengenai wanprestasi dan debitur keberatan menyerahkan kendaraan secara sukarela.

Artinya, jika tidak ada kesepakatan mengenai wanprestasi dan debitur keberatan menyerahkan kendaraan secara sukarela, pelaksanaan eksekusi harus mengikuti mekanisme dan prosedur eksekusi putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Dengan demikian, kreditur tidak dapat menentukan wanprestasi secara sepihak dan melakukan eksekusi paksa dalam kondisi tersebut.

Itulah penjelasan mengenai alasan debt collector sering disebut mata elang. Julukan tersebut berkaitan dengan cara kerja mereka dalam memantau dan mencari debitur di lapangan. Meski demikian, pelaksanaan penagih

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement