Advertisement
Advertisement

Profil dan Kekayaan Lawrence Wong, PM Singapura yang Sindir Indonesia Soal Pembatasan Gas Energi

Feby Novalius , Jurnalis-Senin, 26 Oktober 2026 |21:05 WIB
Profil dan Kekayaan Lawrence Wong, PM Singapura yang Sindir Indonesia Soal Pembatasan Gas Energi
Profil dan kekayaan Lawrence Wong, PM Singapura yang sindir Indonesia soal pembatasan gas energi. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

Pengurangan pasokan itu berasal dari dua wilayah, yakni Natuna sebesar 15 BBTUD dan Sumatra sebesar 16 BBTUD. SKK Migas menyatakan kebijakan tersebut hanya berdampak pada Singapura karena jaringan pipa ekspor yang digunakan terhubung langsung ke negara tersebut. ANTARA

Wong mengatakan, sebagian besar listrik Singapura dihasilkan dari gas alam. Negara itu juga mengimpor sebagian besar kebutuhan gasnya melalui jaringan pipa dari Indonesia.

Untuk mengantisipasi gangguan pasokan, Singapura telah berinvestasi pada terminal gas alam cair (liquefied natural gas/LNG). Infrastruktur tersebut memungkinkan Singapura mengimpor gas dari berbagai negara tanpa sepenuhnya bergantung pada jaringan pipa.

Profil Lawrence Wong

Lawrence Wong merupakan Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan Singapura. Ia mulai menjabat sebagai perdana menteri pada 15 Mei 2024, menggantikan Lee Hsien Loong.

Sebelum menduduki jabatan tersebut, Wong telah berkarier di pemerintahan selama bertahun-tahun. Ia pertama kali terpilih sebagai anggota parlemen pada 2011 dan pernah memegang sejumlah jabatan menteri, antara lain di Kementerian Kebudayaan, Masyarakat dan Pemuda, Kementerian Pembangunan Nasional, serta Kementerian Pendidikan.

Wong juga pernah menjabat sebagai Ketua Otoritas Moneter Singapura (Monetary Authority of Singapore/MAS) dan Kepala Eksekutif Otoritas Pasar Energi (Energy Market Authority/EMA). Selain itu, ia turut memimpin gugus tugas pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement